Mutasi Besar-besaran TNI, Berikut Komposisi Baru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, menyerahkan bendera pataka kepada KASAD Letnan Jenderal TNI Mulyono. Upacara berlangsung sangat sederhana, dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Jakarta, 15 Juli 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, menyerahkan bendera pataka kepada KASAD Letnan Jenderal TNI Mulyono. Upacara berlangsung sangat sederhana, dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Jakarta, 15 Juli 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta -Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memutasi sejumlah jabatan di tubuh TNI. Sejumlah jenderal bintang dua dan tiga yang selama ini menjadi sorotan, ikut digeser dan diganti. Posisi-posisi strategis seperti Wakil Kepala KSAD, Panglima Kostrad dan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ikut diganti. Pun juga Kepala Pusat Penerangan TNI .

    Mutasi besar-besaran ini didasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/593/VII/2015 tanggal 25 Juli 2015. Surat itu menyebutkan Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI, telah ditetapkan mutasi jabatan untuk 84 perwira tinggi pada tiga matra di tubuh TNI.

    "Demi pembinaan organisasi TNI dan mengoptimalkan tugas TNI yang dinamis dan semakin berat ke depan, TNI meningkatkan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan pada tingkatan strata perwira tinggi," kata Kepala Dinas Penerangan Umum TNI Kolonel Czi Berlin dalam keterangan persnya, Senin 27 Juli 2015.

    Berikut beberapa nama yang menempati jabatan baru :

    - Mayjen Mohammad Erwin Syafitri dari jabatan Kepala BAIS dimutasi menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat,

    - Mayjen Agus Sutomo dari jabatan Panglima Kodam Jayakarta menjadi Komandan Kodiklat TNI AD,

    - Letjen Lodewijk Freidrich Paulus dari jabatan Komandan Kodiklat TNI AD menjadi perwira tinggi Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun),

    - Mayjen Mochamad Fuad Basya dari Kepala Pusat Penerangan TNI menjadi perwira tinggi Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun),

    - Mayjen Endang Sodik dari jabatan Staf Ahli III Bidang Manusia Panglima TNI menjadi Kepala Pusat Penerangan TNI,

    - Brigjen Muhammad Herindra dari jabatan Kepala Staf Kodam III Siliwangi menjadi Danjen Kopassus,

    - Mayjen Doni Monardo dari kabatan Danjen Kopassus menjadi Panglima Kodam XVI Pattimura,

    - Laksamana Muda Aryatmaja dari jabatan Komandan Kobangdikal menjadi Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Laut,

    - Laksamana Muda Tri Wahyudi Sukarno dari jabatan Sekretaris Militer Kepresidenan Sekretariat Negara menjadi Komandan Kobangdikal,

    - Marsekal Muda Tri Budi Satriyo dari jabatan Staf Ahli Tingkat III Bidang Ekkudag Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Udara,

    - Marsekal Muda Sumarno dari Inspektur Jeneral TNI AU menjadi Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Udara.

    Berdasarkan jumlahnya, jumlah perwira tinggi di TNI Angkatan Darat yang diganti, berjumlah 48 perwira. Adapun, di matra TNI Angkatan Laut, ada 12 perwira yang diganti. Sementara, ada 24 perwira TNI Angkatan Udara yang juga turut diganti.

    AW


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.