Pilkada, Belum ada Calon Gubernur Sumbar yang Mendaftar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno memberikan keterangan pers setibanya di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang, Sumbar, Senin (8/11).  FOTO ANTARA/Iggoy el Fitra

    Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno memberikan keterangan pers setibanya di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang, Sumbar, Senin (8/11). FOTO ANTARA/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Padang - Ketua Komisi Pemilihan Umum Sumatera Barat Amnasmen mengatakan belum ada calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat yang mendaftar pada hari pertama pendaftaran pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak, Ahad, 26 Juli 2015.

    "Masih nihil. Belum ada yang mendaftar," ujar Amnasmen, Ahad malam, 26 Juli 2015.

    Pendaftaran mulai dibuka pada Ahad, 26 Juli hingga Selasa, 28 Juli 2015. Pendaftaran dibuka sekitar pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

    Semestinya calon petahana Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno bersama pasangannnya yang saat ini menjabat Bupati Pesisir Selatan Nasril Abit akan menjadi pasangan yang pertama mendaftar. Namun Amnasmen mengatakan rencana itu diundur.

    Amnasemen menambahkan, menurut informasi yang diterima KPU, pasangan Irwan-Nasrul akan mendaftar pada Senin, 27 Juli 2015 sekitar pukul 09.00 WIB. "Kemungkinan besok mereka datang ke kantor (KPU)," ujarnya.

    Amnasemen mengatakan KPU Sumatera Barat telah menyiapkan tim untuk menerima pendaftaran. "KPU Sumatera Barat akan memverifikasi syarat-syarat pencalonan yang diajukan."

    Irwan Prayitno mengaku kembali akan mendaftarkan diri sebagai Gubernur Sumatera Barat. Calon petahana ini akan diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra.

    "Insya Allah pukul 09.00 WIB ini kita mendaftar ke KPU," ujarnya.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.