Kecewa Putusan DPP, Kader Rusak Kantor DPC PKB Tasikmalaya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • logo pkb

    logo pkb

    TEMPO.COTasikmalaya- Puluhan kader dan simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, merusak kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Tasikmalaya, Minggu, 26 Juli 2015. Mereka kecewa atas keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB terkait dengan calon wakil kepala daerah yang akan diusung partai tersebut dalam pilkada Kabupaten Tasikmalaya, Desember mendatang.

    Pengurus ranting, pengurus anak cabang, dan pengurus DPC PKB sebelumnya sudah bulat mengusulkan satu nama untuk dicalonkan sebagai wakil kepala daerah kepada DPP PKB, yaitu Ketua DPC PKB Tasikmalaya Haris Sandjaya. Namun, dalam keputusan DPP PKB, bukan nama Haris yang diusung, melainkan pengurus partai lain, Oleh Soleh.

    Pantauan di lapangan, massa yang mengatasnamakan pengurus ranting dan kecamatan ini mendatangi kantor DPC pada Minggu siang. Mereka langsung masuk ke kantor dan mengobrak-abrik isi kantor. Mereka mengeluarkan semua berkas di dalam kantor dan melemparkannya keluar. Berkas tersebut kemudian dibakar.

    Selain itu, kader dan simpatisan memecahkan kaca jendela kantor DPC. Mereka merusak kursi dan sejumlah aset kantor. Suasana semakin panas saat massa berteriak mengancam akan membakar kantor apabila tidak segera ada jawaban dari DPP PKB. 

    Kader PKB Tasikmalaya, Oos Basor, menuturkan pimpinan ranting dan anak cabang marah karena merasa dizalimi oleh DPP PKB. "Sudah ada kesepakatan, mekanisme sudah ditempuh. DPC sudah lakukan mukercab dan mengusung Haris Sandjaya sebagai calon wakil kepala daerah dari PKB," katanya seusai kejadian.

    Namun, ucap Oos, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar justru memilih Oleh Soleh sebagai calon wakil kepala daerah. Menurut dia, tidak ada satu ranting pun yang mengusulkan Oleh sebagai calon wakil kepala daerah dari PKB. "Kami kecewa kepada Muhaimin Iskandar. DPP tidak berpihak kepada kader yang berjuang membesarkan partai di daerah," ujarnya.

    Menurut Oos, DPC mengajukan nama Haris karena terkenal bersih serta merupakan politikus senior dan warga Nahdliyin. "Kami menolak Oleh," tuturnya.

    Ketua Garda Bangsa itu mengancam tidak akan memilih dalam pilkada. Dia menginstruksikan warga Nahdliyin dan warga PKB untuk golput dalam pilkada. "Kita instruksikan golput," katanya.

    Sesuai dengan surat keputusan DPP PKB yang diteken Muhaimin Iskandar, pasangan calon kepala daerah Tasikmalaya dan wakilnya yang diusung PKB dalam pilkada nanti adalah Uu Ruzhanul Ulum-Oleh Soleh. Uu merupakan Bupati Tasikmalaya saat ini, sementara Oleh adalah pengurus partai yang saat ini menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat. 

    Sebelumnya, seluruh pengurus ranting dan pengurus DPC sepakat mendukung dan mengajukan Haris Sanjaya sebagai calon wakil kepala daerah mendampingi Uu Ruzhanul Ulum.

    CANDRA NUGRAHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.