Pilkada Tangsel, Airin Diany Diprediksi Kalah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany tiba untuk menjenguk suaminya, terdakwa kasus suap pengurusan sengketa Pilkada, Chaeri Wardana di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta (28/7). Pada Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah keluarga tahanan KPK diberikan kesempatan untuk merayakan Lebaran hingga pukul 12.00 WIB. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany tiba untuk menjenguk suaminya, terdakwa kasus suap pengurusan sengketa Pilkada, Chaeri Wardana di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta (28/7). Pada Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah keluarga tahanan KPK diberikan kesempatan untuk merayakan Lebaran hingga pukul 12.00 WIB. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Kandidat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan kini telah mengurucut menjadi tiga bakal calon. Mereka adalah Airin Rachmi Diany, Ikhsan Modjo dan Arsyid.

    "Mereka sama kuat, tapi Ikhsan Modjo dan Arsyid berpeluang besar mengalahkan Airin,"ujar Direktur Lingkar Madani Untuk Indonesia Ray Rangkuti kepada Tempo, Kamis 23 Juli 2015

    Tiga kandidat tersebut, menurut Ray, memiliki kekuatan basis massa yang sama. Airin menguasai masyarakat level menengah kebawah, Iksan Modjo menengah ke atas dan Arysid memiliki jaringan massa yang kuat dan dirawat selama lima tahun terakhir ini." Kekuatan massa mereka fifty-fifty,"kata dia.

    Hanya saja, kata Ray, Ikhsan dan Arsyid memiliki peluang yang besar dalam mengalahkan Wali Kota saat ini, Airin, dalam pertarungan merebut kursi Tangerang Selatan I ini yang digelar pada 9 Desember mendatang." Asalkan mereka bisa memanfaatkan isu yang berkembang saat ini,"katanya.

    Airin, kata Ray, saat ini sedang didera isu korupsi keluarganya dari korupsi kakak iparnya bekas Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiah, suaminya Chaeri Wardhana. Airin juga diterpa isu korupsi Alat Kesehatan Tangerang Selatan. "Dia bolak balik diperiksa sebagai saksi di Kejaksaan Agung," kata Ray.

    Isu ini, menurut Ray, sangat tidak menguntungkan Airin bahkan cenderung menggerus basis massa Airin. "Isu korupsi sangat mempengaruhi  masyarakat menengah ke bawah," katanya.

    Kondisi ini, Ray melanjutkan, secara tidak langsung menguntungkan kandidat lainnya." Apalagi kandidat yang mengusung visi antikorupsi,"katanya.

    Jika melihat kekuatan ketiga kandidat tersebut, Ray memprediksi, Ikhsan Modjo lebih unggul. "Selain memiliki integritas dan didukung partai Demokrat dan Gerindra, Ikhsan menyuarakan pemerintahan yang bersih dan antikorupsi," kata Ray. "Dia bisa menjadi kuda hitam,"katanya.

    JONIANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.