Ridwan Kamil: Bandung Majemuk, Berbeda Agama Hal Biasa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ridwan Kamil, Walikota Bandung. TEMPO/Prima Mulia

    Ridwan Kamil, Walikota Bandung. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengomentari soal kisruh antarumat beragama yang terjadi di Tolikara, Papua. Dia menjamin, konflik tersebut tidak akan mungkin terjadi di Kota Bandung.

    "Di Bandung kita selalu jaga kerukunan umat beragama. Saya juga rutin kunjungi gereja," kata Ridwan Kamil di Bandung, Kamis 23 Juli 2015.

    Pria yang akrab disapa Emil ini menambahkan, Kota Bandung terbuka untuk semua umat beragama. Di sini, menurut dia, antarumat beragama hidup berdampingan. Bahkan, untuk pendirian rumah ibadah izinnya tidak akan dipersulit.

    "Pendirian gereja dan masjid pasti dibantu selama sesuai prosedur. Bandung majemuk, keberagaman menjadi hal yang biasa dan baik," katanya.

    Di masa kepemimpinannya, Ridwan Kamil berjanji akan selalu menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama. "Seperti yang dibilang Aa Gym, carilah persamaan jangan hanya cari perbedaan. Kalau yang dicari perbedaan, pasti ketemunya dengan perbedaan. Tapi kalau hati kita yang dicari persamaan, akan terasa nyaman," Ridwan Kamil menuturkan.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.