Kebun Binatang Surabaya Masih Favorit bagi Wisatawan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah aktivis lingkungan membawa poster dan spanduk untuk menggalang sejuta tanda tangan menuntut pengembalian satwa KBS di Surabaya, 16 November 2014.  TEMPO/Fully Syafi

    Sejumlah aktivis lingkungan membawa poster dan spanduk untuk menggalang sejuta tanda tangan menuntut pengembalian satwa KBS di Surabaya, 16 November 2014. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Surabaya -Antusiasme pengunjung di Kebun Binatang Surabaya atau KBS meningkat dari hari ke hari selama libur lebaran ini. Jumlah pengunjung terbanyak dalam sehari juga telah melampaui catatan pada periode yang sama tahun lalu.  ”Ada perbandingan yang cukup mencolok dari tahun lalu yakni sekitar 15-20 persen,” kata Kepala Komunikasi Kebun Binatang Surabaya, Ryan Adi Dijauhari, saat ditemui di kantornya, Selasa, 21 Juli 2015.

    Dia menguraikan, jika pada hari pertama lebaran tahun ini tercatat sebanyak 8 ribu pengunjung, pada hari kedua jumlahnya melonjak menjadi 17-18 ribu pengunjung. Pada hari ketiga jumlahnya bertambah lagi menjadi 24 ribu pengunjung sebelum bergerak turun menjadi 20 ribu pengunjung pada hari keempat pada Senin, 20 Juli 2015. “Target dari pihak KBS sendiri sepanjang 17-26 Juli nanti sebanyak 150 ribu pengunjung. Semoga mencapai target,” kata Ryan.

    Tapi, satu hal yang sudah pasti, Ryan menambahkan, jumlah pengunjung terbanyak dalam sehari pada 2014 lalu telah terlampaui. Saat itu jumlah pengunjung maksimal sebanyak 17-19 ribu orang. Tahun ini bisa mencapai 24 ribu. Rata-rata pengunjung yang datang berasal dari luar kota. Satu diantaranya adalah Christine yang datang bersama keluarganya dari Probolinggo. “Kini KBS semakin bersih dan bagus,” ujarnya.

    Ryan mengatakan, pengelola berusaha memanfaat momen libur lebaran tahun ini untuk memupuk persahabatan antara manusia dan satwa. Mereka mengusung tema Semangat Lebaran melalui Konservasi, Edukasi, dan Taman Rekreasi Terpadu sepanjang periode 17-26 Juli ini.

    Acara-acara yang dibuat menonjolkan sisi entertain, namun tak melupakan sisi edukasi dan konservatif. Tak banyak lagi menggelar animal show dan gantinya pengunjung diajak berinteraksi sekaligus mendapat pengetahuan tentang satwa yang ada. “Kami ingin pengunjung memiliki cerita,” ujar Ryan. Total ada 13 event yang ditawarkan KBS tahun ini. Diantaranya adalah memberi makan komodo dan gajah.

    Arif Sugianto, warga Surabaya, mengatakan bahwa KBS memiliki lokasi yang strategis alias mudah dijangkau. “KBS juga aset kebanggaan kota Surabaya,” ujar pria 38 tahun ini. Ia mengatakan selalu ke Kebun Binatang Surabaya setiap libur lebaran.

    DOMINIKUS WIMPIE FERNANDEZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.