Profesi Ini Hasilkan Rp 2,8 Juta per Menit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. telegraph.co.uk

    Ilustrasi. telegraph.co.uk

    TEMPO.CO, Makassar - Dua perampok melancarkan aksinya di minimarket di Jalan Gunung Latimojong, Kecamatan Makassar, Senin, 20 Juli, sekitar pukul 11.20 Wita. Kolaborasi kedua perampok itu terbilang cukup lihai. Buktinya, mereka berhasil merampok minimarket itu hanya dalam waktu tidak sampai satu menit. Hasilnya, komplotan perampok itu menggasak Rp 2,85 juta dari laci kasir.

    Perampokan minimarket itu terekam dalam kamera closed-circuit television (CCTV). Dalam rekaman kamera pengawas itu, pelaku hanya membutuhkan waktu sekitar 52 detik, mulai dari memarkir kendaraannya, masuk dan mengancam dua karyawati minimarket, mengambil uang dalam laci kasir, dan kabur menggunakan sepeda motor Honda Revo berwarna merah-hitam.

    Salah seorang karyawati minimarket itu, Amelia Rizki, 21 tahun, mengatakan perampokan itu berlangsung sangat singkat. Dalam beraksi, kedua pelaku berbagi tugas. Satu pelaku menunggu di atas sepeda motor di area parkir. Sedang, pelaku lainnya masuk dan langsung mengancam kasir dengan menggunakan ketapel dan anak panah. "Dia paksa kami buka laci kasir," katanya, Senin, 20 Juli.

    Perampok yang masuk ke minimarket itu, menurut Amelia, mengenakan jaket hitam dan helm putih. Pelaku tidak memakai penutup wajah. Namun, Amelia mengaku tidak mengenali perampok lihai itu. "Baru lihat. Sepertinya bukan orang di sekitar sini," ucap dia. Saat ditanya bagaimana ciri-ciri pelaku, Amelia hanya menyebut pelaku itu berwajah jelek. 

    Saat pelaku itu beraksi, Amelia mengaku sangat ketakutan. Ia hanya bersembunyi di balik meja kasir, sementara rekannya, Ike, 23 tahun, tetap melihat aksi pelaku menguras laci kasir. Setelah berhasil menggasak uang Rp 2,85 juta, perampok itu bergegas kabur ke luar minimarket.

    Pelaku lain yang telah menunggu di luar dengan sigap langsung menancap laju kendaraan, saat temannya sudah naik ke boncengannya. Para karyawati minimarket sempat keluar dan minta tolong. Tapi, situasi di sekitar lokasi cukup sepi pasca-Lebaran, tidak seperti hari biasanya. 

    Amelia menuturkan biasanya di depan minimarket, selalu ada beberapa anak muda yang berprofesi sebagai tukang parkir. Tapi, saat kejadian, mereka semua tak ada. Di minimarket itu, diakuinya tak memperkerjakan sekuriti. Biasanya, pengamanan minimarket hanya dibantu oleh pemuda setempat. "Baru kali ini ada kejadian (perampokan)," tutur warga Jalan Gunung Bulusaraung itu.

    Kepala Polsek Makassar Komisaris Sudaryanto membenarkan ihwal perampokan minimarket pada salah satu minimarket saat siang bolong itu. Kepolisian telah mengantongi rekaman CCTV minimarket itu dan tengah menganalisisnya. Dalam rekaman kamera pengawas itu, ia menyebut pelaku melancarkan aksinya tidak sampai satu menit.

    Sudaryanto mengatakan dari rekaman CCTV itu, pihaknya akan mempelajari ciri-ciri pelaku dan kendaraannya. Dari situ, pihaknya akan mencari tahu keberadaan para perampok itu. Sejauh ini, para karyawati yang ditodong pelaku mengaku melihat wajah pelaku. Tapi, tidak satu pun dari mereka yang mengenalinya. "Kami masih selidiki. Doakan saja bisa cepat ditangkap," tuturnya.

    TRI YARI KURNIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.