Ini Penyebab Pasar Gedebage Bandung Sering Terbakar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menunggu pasokan air saat kebakaran melanda Pasar Induk Gedebage, Bandung, 20 Juli 2015. Kobaran api menghanguskan sekitar 100 kios di dua los.  TEMPO/Prima Mulia

    Petugas menunggu pasokan air saat kebakaran melanda Pasar Induk Gedebage, Bandung, 20 Juli 2015. Kobaran api menghanguskan sekitar 100 kios di dua los. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Bermartabat Bandung Rinal Siswadi Kusuma mengatakan, sejak dikelola oleh Pemerintah Kota Bandung di tahun 2008, sedikitnya dua kali pasar induk Gedebage mengalami kebakaran hebat. Terakhir, kebakaran terjadi pada tahun 2002 dan 2010.

    Tahun ini, kebakaran pun kembali terjadi di pasar yang berada di jalan Soekarno Hatta Kota Bandung ini. Sedikitnya, 100 kios ludes terbakar pada Senin dini hari, 20 Juli 2015.

    "Sejak dikelola oleh Pemkot Bandung sudah dua kali pasar Gedebage terbakar. Penyebabnya sama, korsleting arus pendek listrik," ujar Rinal kepada Tempo, Senin, 20 Juli 2015.

    Menurut dia, penyebab kebakaran yang melanda pasar Gedebage diduga disebabkan oleh kelalaian manusia. Ia mengatakan, selama ini banyak pedagang yang mengacuhkan aturan dengan menambah luasan bangunan di setiap kios mereka."Banyak pedagang yang menambah konstruksi bangunan di setiap kios mereka. Dengan membuat ruangan di atas kios," kata dia.

    Penambahan bangunan tersebut, kata dia, kerap dibarengi dengan penambahan aliran listrik. Hal itu menyebabkan arus listrik tidak tertata dengan baik dan memudahkan korsleting terjadi.

    "Lihat saja, waktu kebakaran tadi, saksi mata mengatakan sumber api beras dari atap. Biasanya para pedagang membangun tempat istirahat di atas kios," kata dia.

    Ia pun mengatakan, himbauan kepada para pedagan ihwal aliran listrik sering dilakukan. Kendati demikian, ia katakan, sebagian pedagang tidak menggubris himbauan tersebut. "Sudah sering melakukan sosialisasi kepada pedagang," katanya.

    Pasar Gedebage Bandung memiliki luas kurang lebih 1 hektar. Di dalam kompleks pasar yang didirikan pada tahun 1980 itu terdapat beberapa los yang ditempati para pedagang, mulai dari pedagang sayuran, buah-buahan hingga pakaian. Namun, dikalangan masyarakat Kota Bandung, pasar Gedebage ini lebih dikenal sebagai pusat perdagangan pakaian bekas. Di sana terdapat ratusan kios yang menjajakan pakaian impor bekas.

    IQBAL T. LAZUARDI S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.