Pengunjung Kebun Binatang Bandung Membeludak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang siswi menggunakan aplikasi Zoo Recapp, melalui telepon genggamnya pada kandang Beruang Alaska. Aplikasi Zoo Recapp yang dibuat oleh ISAW (Indonesian Society for Animal Welfare), ini untuk menilai dan melaporkan kondisi kesejahteraan satwa di kebun binatang. Bandung, 29 April 2015. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Seorang siswi menggunakan aplikasi Zoo Recapp, melalui telepon genggamnya pada kandang Beruang Alaska. Aplikasi Zoo Recapp yang dibuat oleh ISAW (Indonesian Society for Animal Welfare), ini untuk menilai dan melaporkan kondisi kesejahteraan satwa di kebun binatang. Bandung, 29 April 2015. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO , Bandung:Kebun Binatang Bandung mengalami peningkatan saat libur Lebaran. Pengunjung yang mencapai 27 ribu pada akhir pekan disinyalir akan bertambah di hari-hari berikutnya. Menurut Sudaryo Humas Kebun Binatang Bandung, puncak kepadatan pengunjung akan terjadi pada hari minggu di pekan yang akan datang, seperti ditahun-tahun sebelumnya

    "Libur lebaran itu 10 hari kan, target kita dalam 10 hari ke depan itu bisa mendatangkan 200.000 pengunjung. Itu target lebaran di tahun ini," ujar Sudaryo saat dihubungi melalui telepon Sabtu, 18 Juli 2015

    Untuk menarik minat para pengunjung pihaknya mengadakan hiburan seperti nyanyi-nyanyian. Kegiatan tersebut dapat terselenggara atas kerja sama pihak kebun Binatang dengan beberapa produk makanan. Adapun tempat hiburan tersebut berada dibawah pintu masuk dan di lapangan utama kebun binatang.

    "Tidak ada agenda khusus yang kami buat, tapi kami bekerjasama dengan beberapa produk untuk melaksanakan hiburan, bahkan setiap pukul 10 dimulai hari kemarin selalu ada penampilan tari-tarian daerah sunda" ujar Sudaryo.

    Menurut Suryati Fitri, salah satu pengunjung asal Garut mengatakan, keluarga besarnya selalu datang ke kebun binatang Bandung untuk mengisi libur lebaran. sSlain karena tiket yang terjangkau, berekreasi di kebun binatang ini memberi hiburan tersendiri bagi anak-anak dan keluarganya. Tiket yang melonjak naik tidak membuatnya berpaling untuk berlibur ke tempat lain.

    "Hampir setiap tahun saya sekeluarga ke sini, tempatnya lumayan buat bikin anak-anak senang, tiket masuk ya juga termasuk murah dibanding tempat rekreasi lainnya. Walau kalau libur harganya naik tapi masih terjangkaulah," ujar Suryati, saat ditemui di Kebun Binatang Bandung, Sabtu 18, Juli 2015

    Kebun binatang yang buka pada pukul 8 pagi hingga pukul 4 sore ini, tidak lagi mengadakan atraksi foto bersama atau interaksi langsung dengan hewan peliharaan. Hal tersebut dilakukan karena adanya larangan dari pihak kementrian untuk tidak mengeksploitasi hewan dengan berlebihan.

    "Mulai saat ini pihak kami tidak menyediakan fasilitas atraksi langsung dengan hewan, jadi pengunjung hanya bisa menikmati dengan melihat-lihat saja. Itu dikarenakan larangan dari pihak kementrian pusat. Lagipula masih banyak wahana menarik yang kami tawarkan untuk dicoba," ujar Sudaryo.

    DWI RENJANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.