10 Penerbangan di Bandara Abdulrachman Saleh Dibatalkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Malang - Sepuluh penerbangan dari Bandara Abdulrachman Saleh Malang batal akibat erupsi Gunung Raung. Penumpang arus mudik kecewa karena gagal berangkat. Delapan penerbangan di antaranya adalah penerbangan ekstra menggantikan penerbangan yang dibatalkan akibat penutupan Bandara Abdulrachman Saleh, Kamis 16 Juli 2015.

    "Hari ini tak ada penerbangan sama sekali. Mudah-mudahan besok kembali dibuka," kata Kepala unit pelaksana teknis Bandara Abdulrachman Saleh, Suharno, Jumat 17 Juli 2015. Para penumpang kecewa karena mereka kembali gagal terbang untuk kedua kalinya.

    Menurut Suharno, abu vulkanik dikhawatirkan berbahaya bagi penerbangan di Malang. Berbeda dengan Bandara Juanda Surabaya yang telah dibuka kembali, sampai saat ini Kementerian Perhubungan masih menutup seluruh aktivitas di Bandara Abdulrachman Saleh Malang.

    Penutupan Bandara, kata Suharno, demi keamanan dan keselamatan penerbangan sipil. Bandara Abdulrachman Saleh melayani penerbangan Malang-Jakarta oleh Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Citilink, dan Batik Air. Sedangkan Malang-Denpasar dilayani Wings Air.

    EKO WIDIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.