Pemudik di Bandara Minangkabau Meningkat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi bersenjata lengkap berjaga didepan antrian sejumlah pemudik yang akan memasuki kapal ferry di Pelabuhan Merak, Banten, 16 Juli 2015. Sebanayk 145.676 personel berjaga selama 16 hari sejak 10 Juli hingga 25 Juli 2015 yang ditempatkan di beberapa objek vital salah seperti di Pelabuhan Merak. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    Polisi bersenjata lengkap berjaga didepan antrian sejumlah pemudik yang akan memasuki kapal ferry di Pelabuhan Merak, Banten, 16 Juli 2015. Sebanayk 145.676 personel berjaga selama 16 hari sejak 10 Juli hingga 25 Juli 2015 yang ditempatkan di beberapa objek vital salah seperti di Pelabuhan Merak. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Padang - Sebanyak 43.562 pemudik masuk ke Sumatera Barat melalui Bandar Udara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat. Pemudik tersebut memanfaatkan 258 penerbangan.

    "Itu kami hitung dari H-7 hingga H-1 Lebaran," ujar Manager Operasional PT Angkasa Pura (AP) II Alzog Pendra Budhi, Kamis, 16 Juli 2015.

    Menurut dia, puncak arus mudik terjadi pada H-2 hingga H-1. Ada 14.873 pemudik yang datang.
    Jumlah pemudik yang masuk Sumatera Barat melalui Bandara Minangkabau ini meningkat dari tahun sebelumnya. Yang hanya mencapai 39.014 orang. "Meningkat 11,66 persen," ujarnya. 

    Alzog mengatakan, data penumpang ini masih akan berubah. Sebab, hingga hari Lebaran diperkirakan masih ada penumpang yang akan datang melalui Bandara Minangkabau. 

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.