Begini Terpidana Anas Urbaningrum Rayakan Idul Fitri di Bui

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anas Urbaningrum menjalani sidang di pengadilan Tipikor, Jakarta, 18 September 2014. TEMPO/Eko Siswono

    Anas Urbaningrum menjalani sidang di pengadilan Tipikor, Jakarta, 18 September 2014. TEMPO/Eko Siswono

    TEMPO.CO, Jakarta - Terpidana kasus korupsi dan pencucian uang proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional Hambalang, Bogor, Anas Urbaningrum, merayakan hari Idul Fitri pertama di dalam Lapas Sukamiskin Bandung, Jumat, 17 Juli 2015

    Pantauan Tempo, Mantan ketua umum Partai Demokrat tersebut terlihat mengikuti salat Ied berjemaah bersama dengan penghuni dan petugas lapas Sukamiskin. Menggunakan baju koko putih dan berkopiah, Anas tampak khusuk mendengarkan khatib dari shaf paling belakang.

    Seusai melaksanakan shalat Ied, ia  langsung keluar dari kerumunan narapidana lainnya yang sedang bersalaman. Termasuk, ia melewati beberapa rekannya di Partai Demokrat yakni Andi Malaranggeng dan M. Nazarudin.

    Saat ditemui wartawan setelah melaksanakan shalat Ied, Anas mengatakan tidak ada yang berbeda merayakan hari raya di dalam lapas. Ia mengatakan, meskipun berada dalam lapas ia mengaku masih bisa bertemu dengan keluarga meskipun dalam waktu yang dibatasi.

    "Sama saja merayakan Lebaran di sini. Yang beda tempatnya saja. Disyukuri saja. Insya Allah, nanti istri, anak dan orang tua bakal datang," kata Anas.

    Disinggung masalah apakah ia rukun dengan Andi Malaranggeng dan Nazarudin, ia mengatakan dengan semua penghuni lapas tidak ada masalah. "Semua nanti akan salaman ke tempat masing-masing," ujar dia.

    Anas mendekam di Lapas Sukamiskin sejak tanggal 17 Juni 2015. Mahkamah Agung melipatgandakan hukuman Anas menjadi 14 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar subsider 1 tahun 4 bulan penjara. Padahal, di tingkat banding, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta hanya menghukum Anas 7 tahun penjara.

    IQBAL T. LAZUARDI S


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.