H-1, Citilink Batalkan 28 Penerbangan di Bandara Juanda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pramugari pesawat Citilink berpose sebelum mengikuti penerbangan perdana, di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (10/1). Maskapai Citilink secara resmi melakukan penerbangan perdana dari Halim Perdanakusuma menggunakan armada pesawat Airbus A320. TEMPO/Imam Sukamto

    Sejumlah pramugari pesawat Citilink berpose sebelum mengikuti penerbangan perdana, di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (10/1). Maskapai Citilink secara resmi melakukan penerbangan perdana dari Halim Perdanakusuma menggunakan armada pesawat Airbus A320. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan domestik, PT Citilink, membatalkan 28 penerbangan dari dan menuju Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur pada H-1 Idul Fitri 1436 H, Kamis, 16 Juni 2015.

    Pembatalan tersebut disebabkan lantaran Bandara Juanda tutup akibat abu vulkanis Gunung Raung.

    Direktur Utama PT Citilink Albert Burhan mengatakan pembatalan dilakukan setelah Kementerian Perhubungan mengeluarkan Notice to Airmen (Notam) untuk Bandara Juanda.

    "Setelah mendapatkan Notam dan melihat laporan satelit, hari ini Citilink membatalkan seluruh penerbangan," kata Albert dalam keterangan persnya, Kamis, 16 Juli 2015.

    Citilink, kata dia, memberikan pilihan terhadap penumpang berupa pengembalian uang penuh, penjadwalan ulang, atau pengalihan rute.

    Adapun rute-rute yang dibatalkan antara lain, Jakarta-Surabaya, Surabaya-Balikpapan, Surabaya-Makassar, Surabaya-Banjarmasin, dan Surabaya-Denpasar. "Total penumpang mencapai 4.800 orang," ujar Albert.

    Albert berharap Bandara Juanda segera kembali beroperasi pada malam nanti.

    Batas waktu penutupan Bandara Juanda berdasarkan Notam dengan nomor A1447/15 sampai pukul 19.20 WIB. "Sehingga penumpang dapat merayakan Lebaran bersama di kampung halaman masing-masing," kata Albert.

    Sebelumnya, maskapai penerbangan  PT Garuda Tbk, membatalkan 48 penerbangan dari dan ke Bandara Juanda. "11 penerbangan dari Jakarta menuju Surabaya. Jumlah penumpang 2.200 orang," kata Juru bicara Garuda, Ikhsan Rosan.

    SINGGIH SOARES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.