Sopir Bus Maut Rukun Sayur Menyerahkan Diri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kecelakaan Bus  AD-1543-CF di KM 202 Tol Palikanci, 14 Juli 2015. twitter.com/tmcpoldametro

    Kecelakaan Bus AD-1543-CF di KM 202 Tol Palikanci, 14 Juli 2015. twitter.com/tmcpoldametro

    TEMPO.CO, KARANGANYAR- Pengemudi bus Rukun Sayur yang mengalami kecelakaan maut di Tol Palikanci, Sularto akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Dia menyerahkan diri ke Kepolisian Resor Karanganyar dengan diantar keluarganya, Rabu sore 15 Juli 2015.

    Wakil Kepala Polres Karanganyar Komisaris Rudi Hartono mengatakan bahwa polisi sebelumnya sudah mendatangi rumah Sularto yang berada di Dusun Krangean, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. "Namun yang bersangkutan saat itu belum pulang," kata dia.

    Polisi berupaya untuk mendekati keluarga agar bisa bekerja sama. Upaya tersebut ternyata membuahkan hasil. Mereka akhirnya memberi kabar ke polisi saat Sularto pulang serta membujuknya untuk menyarhkan diri "Kami sangat mengapresiasi," kata Rudi.

    Menurut Rudi, polisi saat ini tengah meminta keterangan dari Sularto yang dikabarkan pulang dengan angkutan umum itu. Rudi masih enggan menjelaskan hasil pemeriksaan. "Sekarang masih diperiksa," katanya.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh, Sularto sebenarnya hanya bekerja sebagai kernet bus berplat nomor AD 1543 CF tersebut. "Sopir aslinya bernama Sutarjo," kata kakaknya, Sukardi yang juga kru bus Rukun Sayur.

    Saat itu ada tiga bus Rukun Sayur yang disewa untuk mengangkut pemudik. "Saya juga ikut di bus yang berbeda," katanya. Rombongan tersebut berangkat dari daerah Mampang. Kebetulan, bus yang diawaki Sularto paling terakhir berangkat.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.