Tidak Mudik, Ridwan Kamil Pilih 'Jaga Warung'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ridwan Kamil, Walikota Bandung. TEMPO/Prima Mulia

    Ridwan Kamil, Walikota Bandung. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.COBandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil tidak akan melakukan ritual mudik seperti orang-orang kebanyakan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pasalnya, pria yang akrab disapa Emil ini sudah tidak punya kampung halaman.

    "Saya enggak mudik. Dulu saya mudik ke Sumedang, tapi nenek sudah meninggal, jadi sekarang tidak pernah ke luar kota lagi," kata Ridwan Kamil di Balai Kota bandung, Rabu, 15 Juli 2015.

    Setiap Lebaran, kata Ridwan Kamil, dia bersama istri dan anak-anaknya akan mengunjungi rumah ibunya yang berlokasi tidak jauh dari kediamannya. "Paling ke rumah ibu saja di Cigadung. Saya standby jaga warung," tutur Ridwan Kamil.

    Dulu, ketika masih sering melakukan tradisi mudik ke Sumedang, Ridwan Kamil sering menggunakan sepeda motor. "Dulu saya mudik naik motor ke Sumedang, punya pengalaman riweuh juga." 

    Dengan bermodalkan pengalaman tersebut, Ridwan Kamil mengimbau kepada para pemudik yang menggunakan sepeda motor agar berhati-hati di perjalanan karena kendaraan jenis ini paling rawan kecelakaan. "Hati-hati bawa beban kalau naik sepeda motor. Kalau lelah, banyak istirahat. Jangan sampai niat pulang ada kendala atau kecelakaan di jalan," ucap Ridwan Kamil. 

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.