Kabur dari Tahanan, Kehabisan Bensin, Lalu Ditembak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang perempuan yang ditangkap karena dugaan melakukan mesum, ditahan dalam sel tahanan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Lhokseumawe, Aceh, 25 Juni 2015. ANTARA FOTO/Rahmad

    Seorang perempuan yang ditangkap karena dugaan melakukan mesum, ditahan dalam sel tahanan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Lhokseumawe, Aceh, 25 Juni 2015. ANTARA FOTO/Rahmad

    TEMPO.CO, MakassarImran alias Bondang, 29 tahun, tahanan Polsek Panakkukang yang sempat kabur, Kamis, 18 Juni akhirnya ditangkap kembali di Jalan Sabutung, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Selasa malam, 14 Juli 2015. Imran dicokok saat sedang mendorong sepeda motornya yang kehabisan bensin. 

    Juru bicara Kepolisian Resort Kota Besar Makassar Komisaris Andi Husnaeni mengatakan pihaknya terpaksa melumpuhkan Imran karena dia mencoba kabur dengan melompat dari bak mobil patroli. Kejadian itu terjadi dalam perjalanan ke Markas Polsek Panakkukang.

    Berita Terbaru:
    Duh, Ditangkap, Vitalia Malah Foto Sama Kapolsek: Ada apa?
    Ditahan KPK, OC Kaligis Bicara Soal Gubernur & Suap Hakim

    "Imran terpaksa dilumpuhkan karena yang bersangkutan mencoba melarikan diri. Tembakan yang dilakukan aparat sebatas melumpuhkan pelaku pada bagian kakinya. Imran adalah tahanan Polsek Panakkukang yang sempat kabur dan akhirnya ditangkap lagi kemarin," kata Husnaeni, Rabu, 15 Juli. Sesaat setelah ditembak, Imran dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Imran melarikan diri dengan menjebol plafon sel yang terbuat dari papan dan besi menggunakan gergaji besi. Peralatan itu diperolehnya dari keluarga yang datang membesuknya.

    Imran kabur dengan mengelabui petugas dan rekan-rekannya di Sel Markas Polsek Panakkukang. Ia masuk kamar mandi dengan alasan ingin buang air besar. Tahanan lain mulanya tak mendengar pelaku menggergaji plafon karena tertutup gemercik suara air dari keran air.

    Selama Ramadan ini, tercatat empat tahanan kabur dari dua Markas Polsek berbeda. Tiga tahanan lain yang melarikan diri adalah tahanan Polsek Ujung Tanah. Namun dua di antaranya, yaitu Ruslan, 19 tahun, dan Zaenal, 29 tahun, sudah ditangkap kembali. Tersisa Rusli, 20 tahun, yang masih buron.

    TRI YARI KURNIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.