Soal Kereta Super Cepat, Ridwan Kamil Panik-panik Asyik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ridwan Kamil, Walikota Bandung. TEMPO/Prima Mulia

    Ridwan Kamil, Walikota Bandung. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyambut baik permintaan Presiden Joko Widodo yang menginginkan proyek pembangunan kereta super cepat Jakarta-Bandung dimulai pada bulan Agustus 2015 mendatang.

    Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, ground breaking fisik pembangunan kereta super cepat Jakarta-Bandung akan dilakukan pada awal tahun 2016 mendatang.

    "Agustus itu lelangnya. Beritanya adalah antara teknologi Jepang dan teknologi Cina. Ground breaking antara Januari atau Februari tahun depan," ujarnya di Balai Kota Bandung, Selasa, 14 Juni 2015.

    Emil memastikan Kota Bandung telah siap untuk menyambut megaproyek berskala nasional tersebut. Meski demikian, hal tersebut membuat orang nomor satu di Kota Bandung ini panik. "Lagi panik-panik asyik. Ini berita baik tapi panik juga," ujarnya.

    Kepanikan Emil terkait masalah transportasi penunjang di stasiun akhir Gedebage. Bisa dikatakan sarana transportasi di wilayah tersebut sangat jarang.

    "Kalau ini berhenti di Gedebage, naik apa nanti dari Gedebage ke kota? Nah, itu harus dipikirkan dari sekarang. Masak turun di sawah," tandasnya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.