Bukan Istri Ketiga, Yekti Bantah Jadi Calon Bupati Kediri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Pegawai KPU menunjukan saat undangan pemilihan saat mengikuti simulasi pemungutan dan penghitungan suara TPS dalam pemilihan kepada daerah (Pilkada) serentak, di Gedung Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, 7 April 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Sejumlah Pegawai KPU menunjukan saat undangan pemilihan saat mengikuti simulasi pemungutan dan penghitungan suara TPS dalam pemilihan kepada daerah (Pilkada) serentak, di Gedung Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, 7 April 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Kediri - Pengusaha kopi luwak asal Kediri, Yekti Murih Wiyati, membantah kabar di media online yang menyebutnya sebagai calon Bupati Kediri yang juga istri ketiga mantan Bupati Kediri, Sutrisno. "Semua itu fitnah," kata Yekti ketika ditemui Tempo di rumahnya, Selasa, 14 Juli 2015.

    Menurut Yekti, dia sudah membahas kabar bohong di media online itu dengan keluarga Sutrisno dan istrinya, Haryanti, yang kini menjabat Bupati Kediri. Bahkan, menurut Yekti, Haryanti meminta maaf kepadanya karena dia sudah menjadi korban pemberitaan yang keliru.

    Yekti menuturkan, di mata Haryanti, berita tersebut adalah manuver politik dari kelompok tertentu untuk mengganjal pencalonan kembali Haryanti dalam pemilihan kepala daerah Desember 2015. Haryanti, yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, akan maju kembali untuk periode kedua kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Masykuri. “Ini jelas upaya menjegal Ibu dengan menyasar saya,” kata Yekti sambil menunjukkan percakapan via BlackBerry Messenger dengan Haryanti.

    Sebagai pengusaha yang cukup lama berkecimpung di dunia bisnis, Yekti menegaskan tak akan terjun ke dunia politik. Selain tak menyukai politik, alumnus Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang ini tak ingin mengorbankan bisnis yang dirintisnya.

    HARI TRI WASONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.