Kecelakaan di Tol Palikanci, Ini Jalur Alternatif Mudik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kecelakaan Bus AD-1543-CF di KM 202 Tol Palikanci, 14 Juli 2015. twitter.com/tmcpoldametro

    Kecelakaan Bus AD-1543-CF di KM 202 Tol Palikanci, 14 Juli 2015. twitter.com/tmcpoldametro

    TEMPO.CO, Cikopo - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Tol Palimanan-Kanci Kilometer 202 pada Selasa, 14 Juli 2015, pada pukul 13.15. Kecelakaan ini menyebabkan sebelas orang tewas, tujuh mengalami luka berat, dan 27 lainnya menderita luka ringan. Polisi menaksir kerugian materi akibat kecelakaan ini mencapai Rp 200 juta.

    Kepala pos pengamanan arus mudik di Cikopo dari Kepolisian Daerah Jawa Barat, Ajun Komisaris Besar Indra Jafar, mengatakan bus yang mengalami kecelakaan yakni milik Perusahaan Otobus Rukun Sayur bernomor polisi AD-1543-CF. “Ini angkutan mudik dari Jakarta menuju Surakarta,” katanya saat ditemui di Pos Polisi Cikopo.

    Menurut Indra, kejadian itu bermula saat sopir bus memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, lalu oleng dan menabrak median jalan. Hal itu membuat bus hilang kendali, lalu menabrak tiang penyangga jembatan. “Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” ujarnya. Korban luka sekarang dirawat di Rumah Sakit Mitra Plumbon.

    Akibat kejadian ini, Indra menambahkan, terjadi kemacetan panjang tak lama setelah pengguna tol Palimanan-Kanci keluar dari pintu tol Palimanan. Karena itu, polisi melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan pemudik ke jalur alternatif. Pengemudi diarahkan keluar ke Plumbon, lalu masuk ke Jalan Rajawali Bypass. Lantas menuju terminal hingga menemukan persimpangan tiga Kanci. “Nanti bisa masuk lagi lewat tol Kanci untuk menuju Pejagan-Brebes,” katanya.

    RAYMUNDUS RIKANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.