Terbelit Dana Bansos, Ridwan Kamil: Kebenaran Tidak Bengkok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Bandung, Ridwan Kamil saat Peluncuran Aplikasi Tombol Panik di Bandung Command Center, Balaikota, Bandung, Jawa Barat, 10 Juli 2015. Pengguna yang telah menekan Tombol Panik akan terdeteksi posisi dan datanya di Bandung Command Center. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Walikota Bandung, Ridwan Kamil saat Peluncuran Aplikasi Tombol Panik di Bandung Command Center, Balaikota, Bandung, Jawa Barat, 10 Juli 2015. Pengguna yang telah menekan Tombol Panik akan terdeteksi posisi dan datanya di Bandung Command Center. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO , Bandung:Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mengumpulkan para kepala dinas untuk memberikan arahan Sistem Akuntabilitas Kinerja Institusi Pemerintahan (SAKIP) di Ruang Serbaguna, Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Senin 13 Juli 2015. Di penghujung acara, Ridwan Kamil sedikit mencurahkan perasaan hatinya terkait masalah-masalah yang menimpa dirinya dan Pemkot Bandung belakangan ini.

    Ridwan Kamil sedang terbelit kasus dugaan korupsi dana hibah tahun 2012 sebesar Rp. 1,3 miliar kepada komunitas Bandung Creative City Forum (BCCF). Pada saat itu, Ridwan Kamil adalah ketua BCCF.

    "Begitu banyak masalah yang timbul belakangan ini. Saya akan hadapi dan saya yakin kebenaran tidak akan bengkok," kata Ridwan Kamil, Senin sore, 13 Juli 2015.

    Ridwan Kamil mengaku tidak akan gentar menghadapi berbagai masalah yang menerpanya. Termasuk siap untuk dipanggil kejaksaan untuk menjelaskan masalah ihwal dugaan penyelewengan dana hibah tersebut. "Saya siap pasang badan," katanya.

    Lebih lanjut Ridwan Kamil mengatakan, banyaknya masalah yang dihadapi Pemkot menjadi celah untuk menghancurkan masa kepemimpinannya. "Bagi orang yang tidak suka, ketika ada pemberitaan tidak baik maka akan menyerang Pemkot. Makanya kita harus kompak," kata Ridwan Kamil kepada para kepala dinas.

    Kejaksaan Tinggi Jawa Barat berencana memanggil Wali kota Bandung Ridwan Kamil terkait dengan upaya penyelidikan dugaan korupsi dana hibah bantuan sosial (bansos) Kota Bandung tahun 2012. Dana bansos tersebut diberikan kepada Bandung Creative City Forum (BCCF) yang diketuai Ridwan Kamil.

    "Ya, benar, Ridwan Kamil akan dipanggil. Tapi ini masih tahap penyelidikan. Nanti akan dimintai klarifikasi terkait program-program BCCF," ujar Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Suparman kepada Tempo, Jumat, 10 Juni 2015.

    Menurut dia, BCCF saat itu menerima dana bansos dari Pemerintah Kota Bandung sebesar Rp 1,3 miliar. Namun, untuk letak dugaan korupsi dari dana tersebut, Suparman belum bisa menjelaskan. "Tunggu nanti, setelah kami lakukan penyelidikan. Pasti nanti kita kasih kabar," ujar dia.

    Adapun pada agenda pemanggilan nanti, Ridwan Kamil akan dimintai keterangan dalam kapasitasnya sebagai ketua BCCF di tahun 2012. "Nanti akan dimintai klarifikasi terkait program-program BCCF," kata Suparman.

    PUTRA PRIMA PERDANA | IQBAL T. LAZUARDI S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.