BIN: Kehidupan Eks Tapol Papua Dijamin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso bersiap untuk menjalani Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test) bersama Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 30 Juni 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso bersiap untuk menjalani Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test) bersama Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 30 Juni 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso mengatakan Presiden Joko Widodo menginstruksikan tahanan politik yang sakit di Papua akan dibawa ke Jakarta untuk berobat. Seluruh biaya pengobatan akan ditanggung pemerintah.

    "Kehidupannya akan kita perhatikan juga karena selama ini kan mereka masih menyandarkan hidup dari keluarganya," ujar Sutiyoso di Istana Negara, Senin, 13 Juli 2015. Menurut Sutiyoso, pemerintah juga akan mencarikan pekerjaan untuk para eks Tapol tersebut.

    Di tempat yang sama, Staf Khusus Presiden Lennys Kogoya mengatakan masih ada 31 orang tapol Papua yang belum dibebaskan. Untuk itu, Lennys akan segera bertolak ke Papua untuk mengecek keadaan para tapol yang tersisa di penjara.  "Terserah presiden mau lepaskan berapa," kata dia.

    Jokowi memberikan grasi kepada lima narapidana politik saat berkunjung ke Papua, Sabtu, 9 Mei 2015. Mereka adalah Apotnalogolik Lokobal, Numbungga Telenggen, Kimanus Wenda, Linus Hiluka, dan Jefrai Murib.

    Kelima narapidana tersangkut kasus pembobolan gudang senjata Kodim Wamena pada 4 April 2003. Hukuman penjara bagi mereka bervariasi, dari 19 tahun hingga seumur hidup. Setidaknya ada 60 tahanan politik di Papua dan Maluku yang dipenjara karena menuntut kemerdekaan dari Indonesia.

    TIKA PRIMANDARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.