Pemudik Mulai Padati Tol Suramadu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jembatan Suramadu. TEMPO/Dwi Narwoko

    Jembatan Suramadu. TEMPO/Dwi Narwoko

    TEMPO.CO, Surabaya - Hingga H-5 Lebaran, volume kendaraan sepeda motor mengalami kenaikan sebesar 12 persen dan mobil 4 persen dibanding hari-hari biasa. “Kami prediksi H-3 dan H-2 akan terjadi lonjakan kendaraan yang lebih besar,” kata Kepala Gerbang Tol Suramadu Suharyono kepada Tempo, 13 Juli 2015 di kantornya.

    Menurut Suharyono, volume kendaraan meningkat mulai H-7 Lebaran. Volume kendaraan sepeda motor meningkat 117.691, sedangkan mobil mencapai 51.690. Sampai pada H-5, total kendaraan akan mencapai sekitar 169.760. Angka itu akan meningkat terus mendekati Idul Fitri.

    Pada hari biasa jumlah kendaraan sepeda motor yang melintasi Suramadu sebanyak 30 ribu unit dan 13-14 ribu unit mobil. Menjelang Lebaran, jumlah kendaraan meningkat hingga 50 persen. Sebanyak 69 persen di antaranya adalah kendaraan sepeda motor. Pada H-1 Lebaran 2014, kendaraan yang melintasi Suramadu sebanyak 83 ribu unit, H-2 sebanyak 85 ribu, dan H-3 sebanyak 68 ribu unit.

    Guna mengantisipasi lonjakan kendaraan, Jasa Marga memantau melalui pos-pos yang telah didirikan. Pemantauan dilakukan khususnya di pintu masuk kendaraan sepeda motor dan mobil agar tidak terjadi kemacetan yang panjang pada saat terjadi lonjakan kendaraan.

    Suharyono menghimbau agar pemudik selalu berhati-hati dan waspada pada saat mengendarai. “Apalagi cuaca selama tiga hari belakangan ini kurang bersahabat,” ujarnya. Pemudik diminta memperhatikan instruksi dari petugas dan selalu memperhatikan rambu-rambu di sepanjang Tol Suramadu supaya tidak terjadi kemacetan dan kecelakaan.

    DOMINIKUS WIMPIE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.