Lantik Dirjen Baru, Menteri Amran Ancam Copot Pejabat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertanian Amran Sulaiman, menjawab pertanyaan awak media soal isu  beras plastik/palsu yang ramai diberitakan, adalah tidak benar dan telah meminta Mabes Polri untuk mengusut dan menindak tegas  penyebar isu yang meresahkan masyarakat tersebut. Makassar, 27 Mei 2015. TEMPO/Hariandi Hafid

    Menteri Pertanian Amran Sulaiman, menjawab pertanyaan awak media soal isu beras plastik/palsu yang ramai diberitakan, adalah tidak benar dan telah meminta Mabes Polri untuk mengusut dan menindak tegas penyebar isu yang meresahkan masyarakat tersebut. Makassar, 27 Mei 2015. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.COJakarta - Menteri Pertanian Amran Sulaiman terus melakukan perombakan di kementeriannya. Hari ini ia kembali melantik enam pejabat eselon II baru. "Enam pejabat ini telah terpilih dari hasil seleksi terbuka," kata Amran pada awal pelantikan, Senin, 13 Juli 2015. Ia berharap jajaran baru ini tak akan bekerja biasa-biasa saja dan dapat menyerap anggaran semaksimal mungkin untuk menyelesaikan hambatan.

    Menteri Amran menegaskan, para pejabat baru ini diminta menyelesaikan sejumlah masalah seputar pertanian gula dan kakao, antisipasi perkebunan, serta penyempurnaan distribusi pupuk dengan kartu subsidi yang akan terbit 2016.

    Selain itu, ucap Amran, Kepala Pusat Data dan Informasi diminta meningkatkan kualitas data yang akan dijadikan rekomendasi teknologi para pelaku pertanian dan perkebunan.

    Amran juga mengancam tak segan mencopot pejabat yang kerjanya tak serius. "Setiap pagi sebelum sarapan, akan saya tanya serapan anggaran. Pilihannya, serapan naik atau lelang naik (dicopot)," ujarnya.

    Berikut ini daftar pejabat baru Kementerian Pertanian:

    1. Muhrizal, diangkat sebagai Direktur Pupuk dan Pestisida Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian
    2. Widi Harjono, Kepala Pusat Manajemen dan Kepemimpinan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
    3. Laurensius Sihaloho, Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian
    4. Fadiri Djufry, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan
    5. Dudi Gunadi, Direktur Perlindungan Perkebunan Direktorat Jenderal Perkebunan
    6. Suwandi, Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian

    Sedangkan sembilan orang pejabat yang diberhentikan adalah:
    1. Hasil Sembiring, diberhentikan sebagai Direktur Budi Daya Serealia Direktorat Jenderal Tanaman Pangan
    2. Muhammad Syakari, Kepala Badan Litbang Perkebunan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
    3. Spudnik Sajono, Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan
    4. Edi Abdurahman, Kepala Pusat Manajemen dan Kepemimpinan BPPSDM
    5. Muhrizal, Direktur Pupuk dan Pestisida Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian
    6. Pending Dadih Permana, Direktur Pascapanen Tanaman Pangan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan
    7. Tasim Bilal, Kepala Pusat Data dan Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian
    8. Hudi Haryono, Direktur Perlindungan Tanaman Perkebunan Direktorat Jenderal Perkebunan
    9. Widi Harjono, Kepala Sekolah Tinggi Pertanian Medan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian

    URSULA FLORENE SONIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.