Mudik di Tol Tangerang-Merak Dipantau 25 CCTV  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tol Tangerang-Merak. TEMPO/Tri Handiyatno

    Tol Tangerang-Merak. TEMPO/Tri Handiyatno

    TEMPO.CO, Tangerang - Sebanyak 25 unit kamera pemantau (closed-circuit television/CCTV) dipasang di beberapa lokasi di sepanjang jalan tol Tangerang-Merak." Untuk lebih meningkatkan kecepatan dan ketepatan petugas jalan tol dalam memberikan layanan," ujar Wiwiek D. Santoso, Presiden Direktur PT Marga Mandala Sakti, operator tol Tangerang-Merak, Ahad, 12 Juli 2015.

    Menurut Wiwiek, Direktorat Lalu Lintas Polda Banten yang juga telah memasang dan memfungsikan CCTV di empat titik, di antaranya, di pos lantas dekat pintu tol Serang Timur; dekat pintu tol Merak di Kelurahan Gerem, Kota Cilegon; dekat pintu Tol Cikupa; dan pintu tol Serang Barat.

    Untuk lebih mengoptimalkan layanan mudik, pengelola tol juga mengoperasikan 12 unit kendaraan derek gratis hingga gerbang tol terdekat, 8 unit kendaraan patroli, 15 unit kendaraan patroli PJR, 4 unit kendaraan ambulans, dan 2 unit kendaraan rescue termasuk 1 unit dengan kemampuan mengangkat beban hingga 35 ton, 1 unit kendaraan sky lift, serta 2 unit kendaraan water tank.

    Sembilan unit variable message sign (VMS) yang terpasang pada jalur utama di sepanjang tol Tangerang-Merak yakni di KM 28+000 arah Merak, KM 30+000 Gerbang Cikupa arah Merak, KM 42+000 arah Merak, serta KM 60+000 arah Merak dan Jakarta di overpass Ciujung, serta di KM 72+000 arah Jakarta dan KM 98+000 arah Jakarta untuk memberikan informasi lalu lintas terkini dan hal lain yang penting bagi pengguna jalan. 

    Selain itu, MMS bekerja sama dengan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP) Merak memasang dua unit VMS di KM 37+000 dan KM 66+000 arah Merak khusus untuk memberikan informasi tentang situasi lalu lintas di sekitar Pelabuhan Merak. Mobile VMS juga terpasang pada dua unit kendaraan layanan lalu lintas MMS yang dapat menampilkan informasi seputar kondisi lalu lintas tol Tangerang-Merak khususnya pada saat keadaan darurat.

    Dua unit gardu tol otomatis (GTO) entrance multi-golongan dan satu unit GTO eksit multi-golongan di gerbang tol Cikupa. GTO entrance multi-golongan adalah GTO yang dapat melayani baik kendaraan kecil (golongan I kecuali bus) dan juga kendaraan besar (bus dan golongan II-V). Sedangkan GTO eksit multi-golongan adalah GTO yang khusus melayani pembayaran dengan e-toll card.

    Melengkapi layanan arus mudik dan balik Lebaran di sepanjang 144 kilometer jalan tol itu tersedia empat lokasi tempat istirahat & pelayanan (TIP) di jalan tol Tangerang-Merak, yaitu di KM 42, KM 68 arah Merak, serta di KM 68 dan KM 45 arah Jakarta buka selama 24 jam, dengan fasilitas meliputi SPBU, musala, kantin, toilet, dan area parkir.

    Dua lokasi pos pelayanan kesehatan untuk pemudik, di tempat istirahat KM 68 arah Merak dan Jakarta, tersedia tanggal 11 sampai 25 Juli 2015 bekerja sama dengan rumah sakit Bethsaida. Pos pelayanan polisi jalan raya (PJR) dan pos polisi wilayah yang tersebar di sepanjang tol Tangerang–Merak sejak tanggal 10 sampai 25 Juli 2015.

    Pelayanan bengkel siaga di tempat istirahat KM 68 dan KM 43 arah Merak yang tersedia tanggal 13 sampai dengan 22 Juli 2015. Pembagian makanan pembuka puasa (takjil) kepada pengguna jalan pada tujuh hari pertama puasa dan tujuh hari menjelang Lebaran di gerbang tol Cikupa, Balaraja Barat, Serang Timur, dan Merak.

    JONIANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.