Tertahan Raung, Sriwijaya Air dari Nanjing Akhirnya ke Bali  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan penumpang Sriwijaya Air dari Cina tujuan Denpasar memasuki ruang tunggu terminal Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, 11 Juli 2015. Sriwijaya Air mengalihkan pendaratan ke Bandara Hasanuddin karena Pesawat tak bisa mendarat di Bandara Ngurah Rai, Bali akibat abu vulkanik Gunung Raung. TEMPO/BADAUNI A.P

    Ratusan penumpang Sriwijaya Air dari Cina tujuan Denpasar memasuki ruang tunggu terminal Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, 11 Juli 2015. Sriwijaya Air mengalihkan pendaratan ke Bandara Hasanuddin karena Pesawat tak bisa mendarat di Bandara Ngurah Rai, Bali akibat abu vulkanik Gunung Raung. TEMPO/BADAUNI A.P

    TEMPO.CO, Maros - Pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ-1091 dari Nanjing, Cina, tujuan Denpasar yang mengalihkan pendaratan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin kemarin akhirnya diberangkatkan menuju Denpasar, Sabtu, 11 Juli 2015 pukul 14.10 Wita.

    Demikian isi surat maskapai Sriwijaya Air yang dikirim ke pihak PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. "Keadaan penumpang aman dan sehat," kata juru bicara PT Angkasa Pura I, Ryo Hendarto.

    Pesawat ini membawa 156 penumpang dewasa, 19 anak-anak, dan satu balita. Pada 13.01 Wita, para penumpang asal Cina ini sudah memasuki Terminal Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

    Pesawat kemarin tidak dapat mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, akibat abu vulkanik Gunung Raung. Selama menunggu keberangkatan ke Denpasar, para penumpang Sriwijaya Air direhatkan dan ditampung di Hotel Ibis, Bandara Sultan Hasanuddin.

    Badauni A.P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.