Erupsi Raung, Penerbangan Garuda Kembali Normal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Garuda Indonesia. TEMPO/Marifka Wahyu  Hidayat

    Pesawat Garuda Indonesia. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.COJakarta - Pelaksana Harian Vice President Corporate Communications PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Ikhsan Rosan mengatakan Garuda pada hari ini, Sabtu, 11 Juli 2015, sudah kembali melayani penerbangan dari dan ke Denpasar. 

    "Bandar Udara Ngurah Rai, Denpasar, sudah kembali dibuka pada pukul 09.57 Wita tadi," kata Rosan dalam siaran pers, Sabtu, 11 Juli 2015. 

    Pembukaan Bandara Internasional Ngurah Rai dilakukan berdasarkan notice to airmen (notam) nomor A1420/15 yang dikeluarkan otoritas Bandara Ngurah Rai. 

    Bandara Ngurah Rai dan tiga bandara lain, yaitu Bandara Internasional Lombok, Bandara Blimbingsari di Banyuwangi, dan Bandara Notohadinegoro di Jember kemarin ditutup akibat debu vulkanis dari erupsi Gunung Raung, Bondowoso, Jawa Timur. 

    Garuda, menurut Rosan, akan mengoperasikan 34 penerbangan mulai siang ini setelah pukul 12.00 Wita dari Denpasar ke berbagai kota domestik dan internasional. 

    "Sementara penerbangan inbound ke Denpasar sebanyak 35 penerbangan," ujar Rosan.

    Beberapa penerbangan yang telah dilaksanakan antara lain GA 624 tujuan Manado, yang berangkat pada pukul 12.20 Wita, GA 7300 tujuan Dili (pukul 12.30 Wita), dan GA 7306 tujuan Labuan Bajo (pukul 12.45 Wita).

    "Penerbangan reguler lainnya pada siang ini direncanakan berjalan normal sesuai dengan schedule awal," ujarnya.

    Sesuai dengan notam nomor B1874/15 yang dikeluarkan otoritas Bandara Internasional Lombok pada hari ini, Garuda juga telah melayani penerbangan dari dan ke Mataram, di antaranya GA 7024 tujuan Bima, yang berangkat pada pukul 06.30 Wita, GA 431 tujuan Jakarta (pukul 06.50 Wita), dan GA 434 tujuan Mataram (pukul 05.50 Wita).

    DEVY ERNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.