Bandara Minangkabau Siapkan 21 Penerbangan Tambahan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Garuda Indonesia Airbus 330 lepas landas membawa calon haji kloter pertama embarkasi Padang, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padangpariaman, Sumbar, Selasa (10/9).  Sebanyak 369 calon haji kloter pertama dari kabupaten Tanah Datar, Padangpanjang, dan Padang, berangkat menuju Jeddah didampingi lima orang petugas. ANTARA/Iggoy el Fitra

    Pesawat Garuda Indonesia Airbus 330 lepas landas membawa calon haji kloter pertama embarkasi Padang, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padangpariaman, Sumbar, Selasa (10/9). Sebanyak 369 calon haji kloter pertama dari kabupaten Tanah Datar, Padangpanjang, dan Padang, berangkat menuju Jeddah didampingi lima orang petugas. ANTARA/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Padang - Mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik dan balik Lebaran 2015, PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatera Barat, menampung 21 penambahan penerbangan. "Hampir seluruh maskapai yang ke BIM mengajukan penambahan jam penerbangan," ujar General Manager Angkasa Pura II BIM, Yayan Hendrayani, Jumat, 10 Juli 2015 sore. 

    Selama ini, kata Yayan, BIM melayani 30 penerbangan. Dengan adanya penambahan itu, BIM melayani 51 penerbangan setiap hari.  Maskapai yang mengajukan adalah Garuda Indonesia, Lion, Citilink, Expres Air, Air Asia, Susi Air dan Nam Air.

    Yayan mengatakan dengan adanya 21 penerbangan tambahan, penumpang meningkat 80 persen per hari dengan asumsi penerbangannya penuh. "Ini bisa mengangkut 5 ribu penumpang per hari, yaitu kedatangan 5 ribu dan keberangkatan 5 ribu," ujarnya.

    Menurut Yayan, lonjakan penumpang akan terjadi pada H -6 dan H -2. Diperkirakan akan meningkat 20 persen dari tahun sebelumnya. 

    Sebelumnya, PT Garuda Indonesia menambah empat penerbangan tambahan rute Jakarta-Padang untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada Lebaran tahun ini. "Untuk extra flight, ada empat kali penerbangan dengan Boeing 737 seri 800NG. Pesawat itu berkapasitas 162 kursi," ujar General Manager Garuda Indonesia Cabang Padang Ryanto A. Winarso.

    Penerbangan tambahan itu akan dimulai pada 15-16 Juli 2015. Sementara untuk arus balik disiapkan penerbangan tambahan pada 25-26 Juli 2015. Selain itu, Garuda Indonesia akan meningkatkan kapasitas pesawat, mengganti pesawat Boeing 737-800 dengan Airbus A330 seri 200 dan 300. Menurut Ryanto, Airbus 330-200 berkapasitas 36 kelas bisnis dan 186 kelas ekonomi dan Airbus 330-300 dengan kapasitas 361 kursi. 

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.