Bandara Adisutjipto Siapkan 17 Penerbangan Tambahan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Adisutjipto Yogyakarta. TEMPO/Ngarto Februana

    Bandara Adisutjipto Yogyakarta. TEMPO/Ngarto Februana

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pesawat pada musim Lebaran tahun ini, Bandar Udara Adisutjipto, Yogyakarta, menambah 17 slot penerbangan.

    Juru bicara PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Edwin Wibowo, mengatakan 17 penerbangan tambahan itu berdasarkan permintaan banyak maskapai, beberapa waktu lalu. Di antaranya, Garuda Indonesia, Citilink, Lion, dan Sriwijaya. Dengan rute penerbangan di antaranya Jakarta-Yogyakarta.

    Dari 17 penerbangan itu, enam di antaranya mengambil jadwal penerbangan pukul 21.00-23.00. “Sisanya dengan jadwal penerbangan pada jam normal,” kata Edwin, di Bandara Adisutjipto, Jumat, 10 Juli 2015.

    Edwin mengatakan puncak arus mudik penumpang terjadi pada H-3 Lebaran. Mereka kebanyakan datang dari Jakarta. Dia memprediksi, tahun ini terdapat kenaikan penumpang 30 hingga 35 persen dibandingkan tahun lalu. Pada tahun lalu, jumlah penumpang pada puncak arus mudik, mencapai 14.300 orang.

    Bandara Adisutjipto akan menggunakan terminal B untuk rute domestik bila terjadi lonjakan atau dalam kondisi darurat. Terminal B dengan luas 600 meter persegi itu digunakan untuk melayani penerbangan domestik maupun internasional. Fasilitas itu baru digunakan April 2015.

    Maskapai penerbangan domestik yang beroperasi di terminal B adalah Sriwijaya Air dan Batik Air. Sedangkan, maskapai penerbangan internasionalnya, Silk Air dan Air Asia. Per hari terminal ini mampu menampung setidaknya 7.000 penumpang.

    Bandara Adisutjipto juga telah membuat posko untuk melayani penumpang selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Posko ini beroperasi mulai 2 hingga 27 Juli.  

    SHINTA MAHARANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.