Inovasi Publik Indonesia Raih Penghargaan PBB

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indonesia tampil dengan mengenakan pakaian adat daerah.

    Indonesia tampil dengan mengenakan pakaian adat daerah.

    INFO BISNIS - Setelah 13 tahun pelaksanaan United Nations Public Service Awards (UNPSA), akhirnya Indonesia berhasil memperoleh gelar juara pada ajang kompetisi inovasi pelayanan publik di tingkat dunia. Dua inovasi pelayanan publik yang memenangkan penghargaan yang diadakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah Kabupaten Aceh Singkil dan Kabupaten Sragen.

    Kabupaten Aceh Singkil meraih juara II dalam kategori 1 untuk wilayah Asia dan Pasifik, dengan inovasi “Mengembangkan Kemitraan Dukun dan Bidan untuk Mengurangi Angka Kematian Anak dan Ibu Melahirkan”. Sementara itu, Kabupaten Sragen juga meraih juara II namun dalam kategori yang berbeda, yakni kategori 3 untuk Wilayah Asia dan Pasifik. Bentuk inovasi dari Kabupaten Sragen adalah “Unit Pelayanan Terpadu Pengentasan Kemiskinan (UPT.PK) - Model Jawaban Problematika Kemiskinan”.

    Dua juara tersebut telah menerima penghargaan UNPSA 2015 dan diserahkan langsung Assistant Secretary-General for Economic Development in the Department of Economic and Social Affairs Mr. Lenni Montiel pada tanggal 26 Juni 2015 di Plaza Mayor Medellin, Colombia. “Dubes RI untuk Bogota Trie Edi Mulyani juga hadir dan menyaksikan langsung penerimaan penghargaan itu,” ujar Deputi Pelayanan Publik, Mirawati Sudjono.

    Saat itu, Indonesia tampil dengan mengenakan pakaian adat daerah asalnya masing-masing, sehingga mengundang perhatian panitia dan peserta lainnya. “Karena berbeda dari yang lain, banyak panitia dan peserta minta foto dengan kita,” tutur Mirawati.

    Pertemuan UNPSA 2015 mengharuskan kepada para juara untuk dapat melakukan pameran (exhibition) atas inovasi pelayanan publik mereka yang mendapatkan penghargaan UNPSA. Kedua gerai tersebut mendapatkan apresiasi dan perhatian dari panitia dan para peserta pertemuan UNPSA 2015.

    Selain itu, pada pertemuan UNPSA 2015 ini juga diselenggarakan Ministerial Roundtable dan Workshop Capacity Building dalam 6 Sesi. Deputi MenPANRB Bidang Pelayanan Publik berkesempatan sebagai pembicara pada workshop Sesi 2 dengan memberikan presentasi mengenai “Developing Institutional And Human Resource Capacities In Public Service: Contribution In Preventing Corruption In Indonesia”.

    Inforial


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.