Bandara Ngurah Rai Ditutup, 3 Ribu Penumpang Menumpuk

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan penumpang warga negara asing menumpuk di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, setelah adanya penutupan semua penerbangan akibat erupsi Gunung Raung di Denpasar, Bali, 10 Juli 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    Ratusan penumpang warga negara asing menumpuk di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, setelah adanya penutupan semua penerbangan akibat erupsi Gunung Raung di Denpasar, Bali, 10 Juli 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Debu vulkanik dari Gunung Raung di Bondowoso mengakibatkan lima bandara yang terdampak terpaksa ditutup. Direktur Navigasi Penerbangan Kementerian Perhubungan Novirianto Rahardjo mengatakan akibat penutupan tersebut, terjadi penumpukan penumpang di bandara. "Di Bandara Ngurah Rai saja hari ini sudah terjadi penumpukan sebanyak 3 ribu penumpang," ujar Novirianto di kantornya, Jumat, 10 Juli 2015.

    Lima bandar udara ditutup akibat dampak debu vulkanis Gunung Raung yang tengah aktif. Penutupan itu berlaku pada Jumat, 10 Juli 2015. Kelima bandara tersebut yakni Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali; Bandara Internasional Lombok; Bandara Selaparang, Lombok; Bandara Blimbingsari, Banyuwangi; dan Bandara Notohadinegoro, Jember.

    Namun, pada pukul 11.05 tadi, Bandara Internasional Lombok dan Bandara Selaparang, Lombok, telah dibuka kembali karena debu vulkanik sudah hilang dan tidak mengganggu penerbangan.

    Novirianto mengimbau agar para penumpang yang memiliki penerbangan dari atau menuju tempat yang terdampak agar tidak memaksakan diri untuk menuju bandara. "Agar tidak terjadi penumpukan di bandara," ujar dia.

    Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang, Kementerian Perhubungan akan berkoordinasi dengan posko-posko mudik yang di daerah setempat. selain itu, kata Novirianto, pihaknya juga akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menyelesaikan masalah tersebut. "Akan dikoordinasikan ke posko serta pemda untuk antisipasinya," ujar dia.

    Novirianto mengatakan pihaknya juga akan terus meng-update berkembangan situasi dan kondisi bandara yang terimbas debu vulkanik Gunung Raung.

    DEVY ERNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.