Siswa Bermotor, Ridwan Kamil Minta Polisi Razia di Sekolah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ridwan Kamil, Walikota Bandung. TEMPO/Prima Mulia

    Ridwan Kamil, Walikota Bandung. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung- Walikota Bandung, Ridwan Kamil, bakal menggandeng pihak kepolisian untuk rutin melakukan razia kendaraan bermotor ke sekolah-sekolah. Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, razia tersebut dilakukan guna membatasi penggunaan kendaraan bermotor oleh siswa sekolah yang masih dibawah umur.

    "Tidak boleh mengendarai di bawah umur termasuk akan ada razia-razia ke sekolah-sekolah. Kan banyak yang enggak punya SIM," kata Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Kamis, 7 Juli 2015.

    Aksi razia pelajar tanpa Surat Izin Mengemudi ini bakal dilakukan Ridwan Kamil untuk mewujudkan masterplan keselamatan berlalu lintas yang gagas oleh Bloomberg Foundation. "Bandung terpilih bersama 10 kota dunia yang mendapat program road safety dari Bloomberg. Ini program 3 tahunan. Akan ada bantuan dan komponen tidak berkendara di bawah umur," akunya.

    Emil, sapaannya, menambahkan, masterplan keselamatan tersebut akan selesai dalam waktu satu bulan ke depan. Setelah masterplan tersebut rampung, razia-razia kendaraan ke sekolah akan diterapkan.

    Ridwan Kamil mengimbau kepada para orangtua pelajar agar tidak memanjakan anaknya dengan membelikan kendaraan bermotor. Dia berharap pelajar Kota Bandung mencontoh anaknya yang selalu bersepeda setiap berangkat sekolah. "Anak saya tiap hari naik sepeda tidak saya kasih mobil tidak saya kasih motor. Dia menikmati bike to school itu walaupun masih minoritas," tandasnya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.