Bandung Command Center Ditaksir Tasikmalaya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Bandung, Ridwan Kamil, memantau permasalahan kota di Command Centre, sebuah ruangan untuk memantau dinamika pemerintahan dan permasalahan secara online untuk memudahkan tindakan pemerintah di kantor Walikota Bandung, 17 Maret 2015. TEMPO/Prima Mulia

    Walikota Bandung, Ridwan Kamil, memantau permasalahan kota di Command Centre, sebuah ruangan untuk memantau dinamika pemerintahan dan permasalahan secara online untuk memudahkan tindakan pemerintah di kantor Walikota Bandung, 17 Maret 2015. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dikunjungi Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, Kamis, 9 Juli 2015. Dalam kunjungan tersebut, Ridwan Kamil sempat memamerkan kecanggihan teknologi ruang pusat kendali Bandung Command Centre.

    Kecanggihan teknologi di Bandung Command Centre pun membuat Wali Kota Tasikmalaya iri dan ingin mengadopsi teknologi serupa. "Kota Tasikmalaya ingin punya Command Centre," kata Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Kamis, 9 Juli 2015.

    Menurut Ridwan Kamil, keinginan Wali Kota Tasikmalaya untuk membuat ruang pusat kendali dengan teknologi canggih dikarenakan Kota Santri ini memiliki permasalahan yang sama dengan Kota Bandung. Selain itu, Pemerintah Kota Tasikmalaya juga ingin mengadopsi teknik Pemerintah Kota Bandung dalam mencari investor untuk memperbaiki dan mempercantik kota.

    "Mereka juga ingin mengadopsi teknik Kota Bandung mendapatkan banyak hibah bantuan dan dana CSR dari mana-mana. Kira-kira Tasikmalaya ingin belajar," ujarnya.

    Ridwan Kamil mengaku tidak keberatan membantu Tasikmalaya menjadi kota modern. Dia akan mengirimkan tim khusus. "Jadi kami bikin tim khusus membantu Tasikmalaya agar berbagi juga informasi-informasinya," katanya.

    Secara pribadi, Wali Kota Tasikmalaya juga meminta Ridwan Kamil mendesain taman-taman. Salah satu taman yang akan didesain adalah Alun-alun Kota Tasikmalaya. "Ibu saya berasal dari Tasikmalaya, selama memungkinkan pasti kami bantu," ujarnya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.