BPJS Ungkap Ada Rumah Sakit dan Dokter Lakukan Penipuan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melayani warga di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Sulsel, 1 Juli 2015. BPJS  akhirnya secara resmi beroperasi penuh mulai 1 Juli 2015, yang ditandai dengan tambahan program Jaminan Pensiun. TEMPO/Hariandi Hafid

    Petugas melayani warga di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Sulsel, 1 Juli 2015. BPJS akhirnya secara resmi beroperasi penuh mulai 1 Juli 2015, yang ditandai dengan tambahan program Jaminan Pensiun. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, Malang - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Malang, Jawa Timur, memutus hubungan kerja dengan sebuah rumah sakit dan tiga dokter keluarga. Langkah itu dilakukan karena  rumah sakit dan tiga dokter ditengarai curang.

    Mereka membuat klaim fiktif dan tak prosedural. "Sedang diselidiki apakah ada pelanggaran etik juga," kata Kepala BPJS Kesehatan Bimantara, Kamis, 9 Juli 2015.

    Saat ini BPJS Kesehatan tengah bekerjasama dengan polisi dan kejaksaan untuk menjerat para pelaku secara pidana. Namun Bimantara menolak menyebutkan nama rumah sakit dan dokter keluarga yang bermasalah tersebut.

    Temuan tersebut akan dijadikan acuan dalam menentukan kebijakan. BPJS Kesehatan juga menggelar forum bersama bupati dan wali kota setempat untuk membahas persoalan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional. "Jika ada klaim yang belum terbayar itu tanggung jawab BPJS," katanya. Bimantara meminta masyarakat melapor jika terjadi persoalan dalam pelayanan BPJS.

    Jumlah peserta BPJS Kesehatan di Malang sebanyak 1,6 juta. Sementara itu potensi kepesertaan mencapai 3,5 juta peserta. Setiap hari rata-rata sebanyak 300 peserta baru mendaftar. BPJS telah bekerjasama dengan 60 dokter keluargaa, 30 klinik, dan 31 rumah sakit.

    Sedangkan biaya klaim rata-rata per bulan mencapai Rp 100 miliar. Sementara iuran dari peserta setiap bulan sebanyak Rp 20 miliar. "Ya memang rugi, tak apa-apa itu tanggungjawab negara," kata Bimantara.

    EKO WIDIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.