Lebaran, Polisi Pantau Ketat Kawasan Kos Yogya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan pesanan roti kering untuk memenuhi permintaan pesanan menghadapi hari raya lebaran di industri rumahan Karangkajeng, Yogyakarta, 8 Juli 2015. Industri rumahan kue kering tersebut mampu membuat 18 karakter kartun berbeda. TEMPO/Pius Erlangga

    Pekerja menyelesaikan pesanan roti kering untuk memenuhi permintaan pesanan menghadapi hari raya lebaran di industri rumahan Karangkajeng, Yogyakarta, 8 Juli 2015. Industri rumahan kue kering tersebut mampu membuat 18 karakter kartun berbeda. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Kepolisian Resor Kota Yogyakarta menyatakan dalam operasi Ketupat Progo 2015, pengamanan Idul Fitri ini, juga memantau ketat kawasan hunian kos di perkampungan yang ditinggalkan penghuninya mudik. "Kami libatkan sejumlah kepolisian sektor, juga keamanan masyarakat untuk memantau kawasan kos selain pusat keramaian," kata juru bicara Kepolisian Yogyakarta, Ajun Komisari Partuti, di sela gelar pasukan pengamanan Lebaran bersama Pemerintah Kota Yogyakarta, di Stadion Mandala Krida, Kamis, 9 Juli 2015. 

    Kota Yogyakarta, memiliki sejumlah pusat hunian kos, terutama yang dekat kampus. Misalnya di Kecamatan Umbulharjo, dan Kecamatan Gondokusuman. Kawasan kos termasuk rawan pencurian karena relatif sepi saat Lebaran. 

    Polresta Yogyakarta, menurunkan sedikitnya 475 personel, dengan enam pos pengamanan yang disebar di kawasan terpadat, terutama Malioboro dan Jalan Solo. "Untuk operasi malam kami lakukan intensif, tak hanya di keramaian, tapi menyebar hingga perkampungan, demi pengamanan berlapis," ujarnya.

    Partuti menegaskan, polisi yang libur saat Lebaran hanya petugas administratif. Sehingga seluruh petugas operasional dikerahkan. "Kondisi di perkotaan paling rawan karena padat penduduknya, pengawasannya perlu intensif," kata dia. Polisi juga bakal mengawasi area penampungan parkir yang kiranya tak memungkinkan sehingga kapasitasnya perlu dibatasi, agar tak memicu tindak pencurian.

    Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti menuturkan, untuk menambah kapasitas parkir di Malioboro, Lebaran ini pemerintah kota sudah menyiapkan ruang baru di barat Stasiun Tugu, atau bekas kompleks lokalisasi Bong Suwung. "Tambahan area parkir ini bisa sedikit mengatasi lonjakan pengunjung khususnya pasca-Lebaran," kata dia.

    Sementara itu, Kepolisian Resor Gunungkidul juga akan mengantisipasi tindak kejahatan lebih tegas. "Kami instruksikan tembak di tempat tiap pelaku aksi kejahatan yang mencoba melakukan perlawanan, untuk melumpuhkan," ujar Kapolres Gunungkidul Ajun Komisaris Besar Haryanto. Kepolisian Resor Gunungkidul menurunkan sedikitnya 455 personel pada Lebaran ini.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.