Ini Jawaban Mengapa Gunung Raung Tremor Menerus  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gunung Raung. Wikipedia.org

    Gunung Raung. Wikipedia.org

    TEMPO.COBondowoso - Gempa tremor menerus menandai peningkatan aktivitas Gunung Raung. Suara gemuruh lemah juga terus terdengar dari Pos Pantau Raung. 

    Materi paparan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi yang diterima Tempo, Kamis, 9 Juli 2015, menyebutkan data kegempaan seperti itu diterjemahkan sebagai adanya pergerakan fluida atau magma encer dari bawah kawah Gunung Raung. Kepala Subbidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api Wilayah Barat Hendra Gunawan membenarkannya. Namun, kata dia, volume material pijar itu belum bisa diukur. 

    Pihak PVMBG, ucap dia, masih terus melakukan pemantauan aktivitas Gunung Raung. "Secara visual, kegempaan, deformasi, serta CCTV," ujar Hendra, Kamis, 9 Juli 2015.

    Baru-baru ini, pihaknya juga telah memasang alat deformasi untuk melihat kembang-kempisnya gunung tersebut. Alat tersebut dipasang sejauh 9 kilometer di arah tenggara dari puncak Gunung Raung. "Kalau ada anomali, kami bisa mendeteksi sebelumnya," tuturnya.  

    Status Gunung Raung dinaikkan dari waspada menjadi siaga pada 29 Juni 2015. Erupsi bersifat eksplosif dan efusif masih berpotensi terjadi, tapi ancamannya terbatas pada radius sekitar 3 kilometer. Perkembangan erupsi berupa potensi aliran lava di dalam kawah dan letusan abu dengan tinggi kolom berkisar beberapa ratus meter dari puncak. 

    Pusat kegiatan Gunung Raung saat ini berada di dasar kawah atau kaldera. Karakter letusan Raung bersifat eksplosif yang menghasilkan abu, dan pernah terjadi awan panas yang menyelimuti sebagian tubuh gunung itu pada 1953. 

    DAVID PRIYASIDHARTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.