Musim Mudik, Setengah Juta Lebih Motor Melintasi Karawang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sepeda motor pemudik terhenti di lajur arus balik di kawasan Kersamanah, Garut, Jawa Barat, 1 Agustus 2014. TEMPO/Prima Mulia

    Sepeda motor pemudik terhenti di lajur arus balik di kawasan Kersamanah, Garut, Jawa Barat, 1 Agustus 2014. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Karawang -   Jumlah sepeda motor yang melintasi ruas jalan Kabupaten Karawang diprediksi meningkat sepuluh persen dari tahun lalu. Saat mudik lebaran tahun 2014, sebanyak 538.843 unit sepeda motor tercatat melintasi Jalan Raya Johar-Telagasari-Cilamaya-Cikalong-Krasak. Pada musim mudik tahun ini diprediksi menjadi 592.700 unit.

    Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatik Kabupaten Karawang Aip S. Chalil mengatakan para pemudik yang menggunakan sepeda motor itu kebanyakan berasal dari Bekasi, Cikarang, dan Jakarta. "Pemudik dari Karawang sendiri jarang yang menggunakan sepeda motor. Saat mudik, motor mereka disimpan, dan beralih ke transportasi lain," katanya kepada Tempo, Rabu 8 Juli 2015.

    Sejak beberapa tahun terakhir, jalan raya Johar-Telagasari-Cilamaya-Cikalong-Krasak menjadi jalur mudik khusus sepeda motor. Saat mudik lebaran, ribuan sepeda motor selalu memadati jalur sepanjang 34 kilometer ini.

    Pada Selasa lalu pemerintah Kabupaten Karawang sudah meninjau jalur mudik khusus sepeda motor tersebut. Dalam tinjauan itu, rombongan Pelaksana tugas Bupati Kabupaten Karawang Cellica Nurrachdiana, bergerak menyusuri jalur Johar menuju Tanjung Pura, Telagasari dan berakhir di Pertigaan Cikalong. Cellica menilai perbaikan infrastruktur sudah mencapai 95 persen. Dia berharap lima persen sisanya segera selesai minimal sepekan sebelum lebaran atau H-7. Saat ini jalur tersebut sudah siap digunakan.

    Adapun pemudik menggunakan kendaraan umum yang melintasi Karawang, Aip memprediksi jumlahnya akan naik sekitar 15 persen. Tahun 2014 tercatat 18.760 orang melintasi Karawang, maka prediksi tahun ini sebanyak 21.574 orang. Untuk itu, sebanyak 290 bus akan disiapkan di Terminal Klari.

    HISYAM LUTHFIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.