Dilantik, Gatot Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Moeldoko

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Moeldoko (kanan) bersalaman dengan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo usai dilantik sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, 8 Juli 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Moeldoko (kanan) bersalaman dengan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo usai dilantik sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, 8 Juli 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo melantik Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia. Seusai dilantik, Gatot mengucapkan selamat ulang tahun kepada Jenderal Moeldoko, bekas Panglima TNI.

    "Atas nama prajurit dan pegawai negeri sipil, khususnya Angkatan Darat, saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada Jenderal Moeldoko karena beliau hari ini tepat berumur 58 tahun," kata Gatot, di Istana Negara, Rabu, 8 Juli 2015.

    Gatot mendoakan bekas bosnya itu selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas selanjutnya. "Dan tetap mengabdi kepada negara yang tercinta ini dan diberi keberhasilan selanjutnya."

    Presiden Joko Widodo melantik Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI pengganti Jenderal Moeldoko di Istana Negara. Gatot saat ini resmi sebagai Panglima TNI, meski belum ada serah terima jabatan dari Moeldoko.

    "Kita sebagai orang Timur, soal serah terima jabatan itu diserahkan kepada Moeldoko sepenuhnya," ujarnya.

    Pada 1 Juli 2015, Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui pengangkatan Jenderal Gatot Nurmantyo menjadi Panglima TNI setelah menjalani uji kepatutan dan kelayakan. Gatot menjalani uji kelayakan dan kepatutan selama hampir lima jam.

    Gatot menjabat Kepala Staf Angkatan Darat. Lulusan Akademi Militer tahun 1982 ini pernah menjadi Gubernur Akademi Militer pada 2009-2010. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat pada 2013-2014.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.