Jelang Lebaran, Kepolisian Turunkan Ribuan Personel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian mengikuti upacara apel Operasi Ketupat Lebaran 2013 dikawasan Monas, Jakarta, (30/7). Pengamanan lebaran akan dimulai tanggal 2 Agustus hingga 16 Agustus 2013 mendatang. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Petugas kepolisian mengikuti upacara apel Operasi Ketupat Lebaran 2013 dikawasan Monas, Jakarta, (30/7). Pengamanan lebaran akan dimulai tanggal 2 Agustus hingga 16 Agustus 2013 mendatang. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Badrodin Haiti mengatakan akan mensiagakan sebanyak 145.676 personel dalam operasi pengamanan Idul Fitri 2015. Selain itu, Kepolisian juga akan siaga dalam Operasi Ketupat selama 16 hari sejak hari ini.

    "Kami berikan pengamanan dan selalu siaga jelang Lebaran," kata Badrodin, di Istana Negara, Senin, 6 Juli 2015. "Bersama personel gabungan TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP, kami juga akan menjaga arus lalu lintas agar selalu lancar."

    Badrodin mengatakan sudah menyiapkan skenario pengalihan arus mudik, khususnya di jalur pantai utara. "Perkiraan kemacetan akan terjadi menjelang pintu Tol Pejagan dan setelah sampai ke Brebes, lalu kemudian sampai ke Tegal," ujarnya.

    Di sepanjang Jawa, kata dia, terdapat sebanyak 178 titik kemacetan yang harus dibenahi. Di antaranya disebabkan oleh adanya 107 titik kemacetan yang disebabkan oleh pasar tumpah, sementara sisanya merupakan persimpangan jalan yang menjadi biang macet.

    Badrodin mengatakan selain itu masih ada sebanyak 124 titik di jalan arah pantai utara dan selatan yang masih rusak. Dia berharap sebelum Lebaran jalanan itu dapat segera diperbaiki.

    Badrodin juga mengimbau kepada para pemudik yang menggunakan sepeda motor untuk tidak memaksakan perjalanan apabila lelah. "Istirahatlah di beberapa titik, seperti di beberapa polsek yang memang menyediakan tempat istirahat," ujarnya.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.