Antisipasi Lonjakan Mudik, Pelabuhan Merak Tambah Loket

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pemudik sepeda motor di Pelabuhan Merak, Banten. TEMPO/Dasril Roszandi

    Ilustrasi pemudik sepeda motor di Pelabuhan Merak, Banten. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Merak - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak menambah jumlah loket penjualan tiket di kawasan pelabuhan. Penambahan loket ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1436 Hijriah/2015.

    Loket pejalan kaki dari biasanya empat unit, ditambah menjadi 11 unit. Loket khusus kendaraan roda dua disiapkan sebanyak 12 unit dari biasa empat unit. Sementara loket untuk mobil, bus, dan truk dari biasa sebanyak lima unit ditambah menjadi delapan unit.

    “Loket mobil, kalau biasanya hanya digunakan satu sisi saja, sekarang ada kanan kiri, jadi ada tandem. Penambahan loket ini guna mengantisipasi antrean panjang pemudik,” kata juru bicara PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Mario Sardadi, Senin, 6 Juli 2015.

    Selain itu, pihak kepolisian akan menurunkan 550 personel kepolisian untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2015 di Pelabuhan Merak. Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak Ajun Komisaris Nana Supriatna mengatakan seluruh pengamanan arus mudik mulai diberlakukan pada H-7 Lebaran.

    "Dalam rangka operasi arus mudik, kami tempatkan personel dari Polres Cilegon sebanyak 296 personel, BKO dari Brimob sebanyak 100 personel atau satu SSK, serta dari Sabhara Polda Banten sebanyak 150 personel," katanya.

    WASI’UL ULUM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.