Koalisi Merah Putih Ikhlas PAN Masuk Kabinet Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (kiri-kanan) Para petinggi Koalisi Merah Putih (KMP) Amien Raiz, Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie dan Djan Faridz berjalan usai menjenguk Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali di Rutan Guntur, Jakarta, 4 Juni 2015. Petinggi KMP untuk memberikan dukungan moral terhadap Suryadharma yang ditahan atas kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji 2012-2013. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    (kiri-kanan) Para petinggi Koalisi Merah Putih (KMP) Amien Raiz, Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie dan Djan Faridz berjalan usai menjenguk Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali di Rutan Guntur, Jakarta, 4 Juni 2015. Petinggi KMP untuk memberikan dukungan moral terhadap Suryadharma yang ditahan atas kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji 2012-2013. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie tak mempermasalahkan bila ada partai anggota Koalisi Merah Putih yang berganti haluan.

    Menurut dia, semua orang boleh diberi kesempatan untuk membangun negeri, termasuk kader-kader Partai Amanat Nasional. "Kalau ajakannya untuk berkontribusi membangun negeri, kenapa tidak?" kata Ical--panggilan akrab Aburizal--seusai buka puasa bersama petinggi Koalisi Merah Putih, Sabtu, 4 Juli 2015.

    Menurut Ketua Presidium Koalisi Merah Putih ini, kontribusi yang sama telah diberikan koalisinya dengan bersikap kritis terhadap pemerintah Presiden Joko Widodo.

    Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Djan Faridz mengatakan tak jadi masalah bila PAN bergabung dalam pemerintah. Alasannya, sejak awal KMP memang mendukung Jokowi, tapi dengan cara kritis. "Tak ada masalah. Sejak awal kami memang mendukung pemerintah," katanya.

    Sedangkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan tidak mau berkomentar mengenai kemungkinan bergabungnya PAN ke koalisi pemerintah. "Kalau diajak, baru kami kasih nama kader yang berprestasi dan mampu. Tapi sekarang, kan, belum," katanya.

    Sinyal reshuffle kabinet dari Istana semakin kuat. Jokowi meminta menteri-menterinya mengumpulkan evaluasi kinerja kementerian masing-masing.

    Di sisi lain, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Ahmad Basarah berharap Jokowi mempertimbangkan dukungan dari partai-partai di luar koalisi pendukung pemerintah. Alasannya, pemerintah membutuhkan dukungan yang lebih kuat di parlemen.

    INDRI MAULIDAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.