194 Orang Lolos Seleksi Tahap I Calon Pimpinan KPK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Pantia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel KPK), Destry Damayanti (berbaju kuning)  meninjau proses pendaftaran Calon Pimpinan KPK di Ruang Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, 23 Juni 2015. Pendaftaran Calon Pimpinan KPK akan ditutup besok 24 Juni 2015. TEMPO/Subekti.

    Ketua Pantia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel KPK), Destry Damayanti (berbaju kuning) meninjau proses pendaftaran Calon Pimpinan KPK di Ruang Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, 23 Juni 2015. Pendaftaran Calon Pimpinan KPK akan ditutup besok 24 Juni 2015. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 194 peserta calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dinyatakan lolos seleksi tahap satu. ‎Jumlah itu hanya 32 persen dari keseluruhan pendaftar yang mencapai 611 orang.

    Ketua Panitia Seleksi KPK Destry Damayanti mengatakan bahwa peserta yang lolos didominasi oleh konsultan hukum dan advokat. "Jumlahnya ada 46 orang. Terbanyak kedua pegawai swasta dan BUMN sebanyak 31 orang," kata Destry saat melakukan konferensi pers di Kementerian Sekertariat Negara, Sabtu, 4 Juli 2015.

    Dari kalangan penegak hukum, yaitu kepolisian dan jaksa, tercatat ada 23 orang. Sedangkan 10 orang berprofesi sebagai auditor. "Dari KPK empat orang yang lolos, sisanya 28 orang, adalah dosen," kata dia.

    Menurut Destry, ‎tingkat pendidikan para calon juga tergolong tinggi. Mayoritas peserta yang lolos merupakan lulusan strata II. Justru jenjang pendidikan minimal yang disyaratkan yaitu strata I hanya 25 persen. Jika dilihat dari jenis kelamin, sebanyak 23 orang adalah wanita, sedangkan sisanya merupakan lelaki.

    Persebaran daerah asal peserta yang lolos, kata Destry, juga cukup merata. Hampir semua provinsi memiliki wakil. Uniknya, satu orang peserta yang lolos bahkan berasal dari Washington. "Dia kerja dii dan aktif pada gerakan anti-korupsi di Amerika Serikat," kata Destry. ‎

    Seluruh peserta yang lolos akan masuk ke tahapan kedua. Mereka akan menghadapi tes yang berkaitan dengan kompetensi diri. Para calon yang lolos akan diminta untuk membuat makalah atau tulisan tentang deskripsi diri. Mereka akan mempresentasikannya pada 8 Juli 2015 mendatang.

    Selain akan direview langsung oleh panitia, penilaian makalah peserta juga akan melibatkan pembaca independen. Selain itu, mulai tanggal  4 Juli hingga 3 Agustus 2015, masyarakat akan diminta memberikan masukan mengenai rekam jejak para calon. Publik bisa berpartsipasi dengan mmemberikan tanggapan di situs resmi panitia, yaitu capimkpk.setneg.go.id‎.

    Peserta yang lolos seleksi tahap dua akan diumumkan pada 15 Juli 2015 mendatang. Tahapan selanjutnya, kata Destry, adalah tes assesment yang akan dilaksanakan pada 27-28 Juli 2015. "Tanggal 12 Agustus kami sudah dapat yang lolos tahap tiga. Selanjutnya akan ada tes wawancara sebelum diserahkan pada Presiden 31 Agustus mendatang."

    FAIZ NASHRILLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.