Pansel KPK Hari Ini Umumkan Calon yang Lolos Administrasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Destry Damayanti. facebook.com

    Ketua panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Destry Damayanti. facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ‎hari ini akan mengumumkan nama para pendaftar yang lolos seleksi administrasi.

    "Pengumumannya Sabtu besok pukul 14.00 WIB di gedung utama Kementerian Sekretariat Negara," kata ketua pansel Destry Damayanti di Kementerian Sekretariat Negara, Jumat, 3 Juli 2015.

    Menurut Destry, hingga penutupan pendaftaran di hari terakhir kemarin, jumlah pelamar sudah mendekati angka 600 orang.

    "Di hari terakhir, jumlah pendaftarnya 40 orang. Saya lupa total pastinya berapa, mungkin sekitar 570-580-an," kata Destry. Dari jumlah tersebut, panitia sudah mendalami 114 berkas. Beberapa pelamar di antaranya masih harus melengkapi berkasnya. ‎

    Menurut Destry, 10 persen dari keseluruhan jumlah pendaftar merupakan perempuan. ‎Namun panitia tak memberikan jatah khusus berdasarkan jenis kelamin.

    Destry memastikan pimpinan KPK Johan Budi juga sudah melamar. Selain pimpinan, ia mengakui pelamar dari internal KPK juga cukup banyak. Dari instansi penegak hukum lain, yaitu Kepolisian, jumlah pelamarnya mencapai 19 orang. Jumlah itu belum termasuk pelamar yang direkomendasikan oleh Kepolisian.

    Destry mengaku terkejut dengan antusiasme para pendaftar. Sebab, dari awal panitia tak menargetkan jumlah khusus. Ini membuktikan bahwa masyarakat masih peduli terhadap KPK. Walaupun begitu, fokus utama pantia bukanlah kuantitas, melainkan kualitas. ‎

    Dia mengklaim bahwa membeludaknya jumlah pendaftar juga tak lepas dari upaya panitia untuk menjemput bola. Saat blusukan ke luar daerah, panitia selalu memberikan informasi mengenai situasi yang terjadi di KPK sebenarnya. "Karena banyak suara miring, kami berusaha menepisnya," kata dia. ‎

    Persebaran lokasi asal para pendaftar pun merata. Destry mengatakan pelamar berasal dari Papua, Sulawesi, Sumatera, hingga Aceh. "Ini menunjukkan bahwa kepedulian bangsa Indonesia terhadap korupsi luar biasa," kata dia.

    FAIZ NASHRILLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.