Diduga Tercemar Limbah Pabrik, Ikan di Kali Porong Sekarat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berjalan di atas lumpur yang mengering di sekitar pipa pembuangan lumpur, di Kali Porong, Sidoarjo. [TEMPO/fully Syafii]

    Warga berjalan di atas lumpur yang mengering di sekitar pipa pembuangan lumpur, di Kali Porong, Sidoarjo. [TEMPO/fully Syafii]

    TEMPO.CO, Sidoarjo -  Diduga tercemar limbah pabrik, ribuan ikan di Kali Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, pingsan. Ratusan warga yang ada di sepanjang bantaran kali ramai-ramai mengambil ikan dengan menggunakan jaring.

    Hudi, 55 tahun, warga Desa Ngasem, Kecamatan Gempol, yang rumahnya tak jauh dari Kali Porong, mengatakan gejala ikan pingsan sudah terlihat sejak seminggu lalu. "Namun warga baru mulai ramai mengambil ikan sejak kemarin," katanya, Sabtu pagi, 4 Juli 2015.

    Menurut Hudi, banyak ikan yang pingsan karena tercemar limbah pabrik penyedap makanan yang berada di hulu Kali Porong. Peristiwa seperti itu sudah berlangsung berpuluh tahun setiap musim kemarau. "Sejak  90-an," katanya.

    Prayit, 33 tahun, pencari ikan dari Desa Legok, Kecamatan Porong, mengaku kemarin dirinya mendapatkan uang sebesar Rp 75 ribu dari menjual ikan. Jumlah tersebut dinilainya terlalu kecil. Sebab, tahun-tahun sebelumnya ia mampu mengumpulkan Rp 300 ribu -RP 500 ribu sehari.

    "Ikannya banyak yang masih gesit. Tidak seperti dulu banyak yang benar-benar pingsan. Kalau sekarang agak sulit dan tidak ada yang sampai jadi bangkai," ujar pria yang mangaku sudah mengambil ikan di Kali Porong sejak awal 2000-an itu.

    Jenis ikan di Kali Porong yang pingsan antara lain bader, mujair, nila, rengkek, jendel, keting, jambal, dan palak. "Yang paling mahal kalau dijual ikan palak," kata dia. Selain dijual, warga mengambil ikan untuk dimakan sendiri.

    Sementara itu saat dikonfirmasi awak media perihal banyaknya ikan di Kali Porong yang pingsan, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sidoarjo mengaku belum mengetahuinya. BLH berjanji akan menindaklanjuti dan memastikan penyebabnya.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.