Korupsi APBD, Kejaksaan Jemput Paksa Pejabat Pemprov Jabar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung bundar Kejaksaan Agung, Jakarta. TEMPO/Sudaryono

    Gedung bundar Kejaksaan Agung, Jakarta. TEMPO/Sudaryono

    TEMPO.CO, Jakarta -  Satuan Tugas Khusus Kejaksaan Agung beserta tim Kejaksaan Negeri Cirebon menjemput paksa tersangka kasus korupsi, Kepala Biro Organisasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat Asep Sukarno. Asep  dijemput paksa di Jalan Pengampon nomor 21, Cirebon, Jawa Barat, Jumat malam, setelah tiga kali mangkir dari panggilan pemeriksaan.

    "Sekarang sudah dilakukan penahanan," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Tony Spontana melalui pesan singkat, Sabtu, 4 Juli 2015.

    Asep diduga korupsi dan menyelewengkan dana Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Pada  2013, BKSP menerima hibah dari ketiga provinsi tersebut sebesar Rp 7 miliar.

    Asep sebagai Sekretaris Badan Kerja Sama dan Pembangunan BKSP Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur (Jabodetabekjur) kala itu, diduga memasukkan kegiatan fiktif sehingga menyebabkan kerugian negara sebanyak Rp 12 miliar. Selain itu, ia diduga memangkas anggaran APBD ketiga provinsi.

    DEWI SUCI RAHAYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.