Pansel KPK: Strategi Jemput Bola Berhasil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK Tafiequrachman Ruki, Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK (Pansel Capim KPK) Destry Damayanti, Juru bicara Pansel Capim KPK Betty Alisjahbana dan Plt Wakil Pimpinan KPK, Johan Budi mengangkat tangan usai melakukan pertemuan di Gedung KPK, Jakarta, 9 Juni 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ketua KPK Tafiequrachman Ruki, Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK (Pansel Capim KPK) Destry Damayanti, Juru bicara Pansel Capim KPK Betty Alisjahbana dan Plt Wakil Pimpinan KPK, Johan Budi mengangkat tangan usai melakukan pertemuan di Gedung KPK, Jakarta, 9 Juni 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara panitia seleksi Komisi Pemberantasan Korupsi Betti Alisjahbana mengklaim timnya merasa berhasil melakukan kegiatan jemput bola untuk mengajak masyarakat mendaftar jadi calon pimpinan KPK. "Kami anggap berhasil, bisa dilihat dari segi jumlah pendaftar," katanya saat dihubungi, Jumat, 3 Juli 2015.

    Untuk mengajak masyarakat mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK, tim pansel telah melakukan blusukan ke sepuluh kota di seluruh Indonesia. Kota-kota itu adalah Medan, Padang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Malang, Balikpapan, Pontianak, dan Makassar.

    Betti enggan menyebut jumlah yang akhirnya mendaftar setelah mereka "berkampanye" di daerah itu. "Setelah mendaftar, kami sudah tidak membedakan mereka lagi," katanya. Latar belakang para pendaftar dari daerah jemput bola pun beragam. Ada yang berprofesi sebagai pegawai negeri, tokoh masyarakat, dan ada pula yang berlatar dosen.

    Jumlah pendaftar yang dinilai memuaskan, kata Betti, masih harus dibarengi dengan kualitas para pendaftar. "Tinggal lihat kualitas mereka pada tahap tahap berikutnya," katanya.

    Saat ini Betti dan delapan anggota pansel KPK lain sedang sibuk menyeleksi administrasi para pendaftar tim KPK. Mereka ngebut agar bisa mengumumkan para kandidat yang lolos sesuai jadwal, yakni pada 4 Juli melalui konferensi pers. Pengumuman itu pun bisa dilihat di situs www.setneg.go.id.

    Hingga 1 Juli 2015, sudah ada 523 orang yang mendaftar sebagai calon pimpinan KPK. Sejumlah 247 orang pendaftar yang dokumennya sudah lengkap, 62 pendaftar dokumennya hampir lengkap. Tiga latar belakang profesi terbanyak adalah PNS dengan jumlah pendaftar 84 orang, dosen 74 orang, dan advokat 79 orang.

    MITRA TARIGAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.