Kasus Margriet, Hotma Sitompoel: Silakan Saksi Dilindungi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto bocah cantik, Angeline (8) dibawa oleh sejumlah aktivis perlindungan anak dari Forum Anak Daerah Denpasar saat melakukan doa bersama untuk arwah Angeline, di depan kamar jenazah Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Bali, 12 Juni 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    Foto bocah cantik, Angeline (8) dibawa oleh sejumlah aktivis perlindungan anak dari Forum Anak Daerah Denpasar saat melakukan doa bersama untuk arwah Angeline, di depan kamar jenazah Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Bali, 12 Juni 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Denpasar -Pengacara tersangka kasus pembunuhan Engeline, Hotma Sitompoel menyebut, dia menyambut gembira bila pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) benar-benar turun ke Bali. “Itu hal yang baik karena keamanan saksi memang harus dijamin,” tegasnya, Kamis, 2 Juli 2015, usai mengajukan permohonan pra peradilan di PN Denpasar.

    Pernyataan itu terkait dengan niat dari Siti Sapura, pendamping hukum Pusat Pemberdayaan Terpadu dan Perlindungan Anak (P2TPA) Denpasar untuk mengadukan ancaman terhadap dirinya terkait kasus Engeline. “Silakan minta perlindungan ke LPSK, kami tidak mempersoalkan,” tegasnya.

    Dia yakin, LPSK sendiri justru akan menyelidiki terlebih dahulu ada tidaknya ancaman itu. Apalagi bila disebut ancaman berasal dari keluarga Margreit. “Di situ kita akan tahu benar atau tidak ancaman itu dan kalau tidak tentu juga harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

    Hotma menekankan, siapa pun yang berbicara di ruang publik mengenai kasus ini, harus berani mempertanggungjawabkannya di depan hukum. “Saya bukan menantang ya, tapi itu hal yang normatif saja,” kata pengacara yang selalu tampil klimis ini.

    ROFIQI HASAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.