Korban Hercules Jatuh Sempat Dicegah Pergi oleh Keluarganya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • InfoGrafis

    InfoGrafis "Kronologi Jatuhnya Hercules C-130B". (Ilustrasi: Unay)

    TEMPO.CO, Kediri - Suasana duka menyelimuti keluarga Eny Sembiring di Jalan Slamet Riyadi Kelurahan Banjaran, Kota Kediri, Jawa Timur. Eny adalah istri Serma Agus Rusli, anggota TNI AU di Pangkalan Udara Ranai Natuna, yang termasuk di antara penumpang pesawat Hercules yang jatuh di Medan, Sumatera Utara, pada Selasa lalu.

    “Dia terbang bersama temannya, sesama isteri anggota TNI dari Lanud Abdulrachman Saleh Malang,” kata Rini Sembiring, adik Eny, Kamis 2 Juli 2015.

    Dengan terisak, Rini mengisahkan kalau kakaknya menumpang pesawat yang nahas itu dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dengan tujuan Pontianak, Kalimantan Barat. Sesuai jadwal penerbangan, pesawat Hercules tipe C-130 milik Skadron 32 Lanud Abdulrachman Saleh yang ditumpangi itu akan terbang ke sejumlah lokasi selama empat hari.

    Menurut Rini, kepergian kakaknya itu sebenarnya sempat dicegah anggota keluarga yang lain. Mereka melarang Eny mengikuti ajakan temannya untuk ikut ke Pontianak. Namun, korban Eny memaksa dan akhirnya ikut naik dalam pesawat. “Saat ini ada saudara yang mengurus jenazahnya agar bisa dibawa pulang,” kata Rini.

    Rini berharap pihak TNI bisa membantu kepulangan jenasah korban setelah dipastikan menjadi satu diantara korban tewas. Rencananya jasad Eny akan dimakamkan di pemakaman umum Kelurahan Semampir, Kota Kediri.

    HARI TRI WASONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.