TRAGEDI HERCULES: Janji untuk Istri Kapten Sandy Permana  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota Paskhas TNI AU berjaga di samping peti jenazah pilot pesawat Hercules C 130, Kapten Sandy Permana di markas Skadron 32 Lanud Abdulrahman Saleh, Malang, Jawa Timur, 1 Juli 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Sejumlah anggota Paskhas TNI AU berjaga di samping peti jenazah pilot pesawat Hercules C 130, Kapten Sandy Permana di markas Skadron 32 Lanud Abdulrahman Saleh, Malang, Jawa Timur, 1 Juli 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Malang - Istri pilot utama pesawat angkut militer Hercules C-130 A-1310 Kapten Sandy Permana, Fitriana, menyampaikan kebingungan mengenai tempat tinggal bersama dua putrinya, yakni Zahra Anindya Putri Permana (4,5 tahun) dan Zahira Maulidina Putri Permana (2,5 tahun), setelah sang suami meninggal.

    "Sebenarnya saya ditawari jadi PNS (pegawai negeri sipil) di TNI Angkatan Udara. Saya pun inginnya pindah ke Yogyakarta. Tapi semuanya belum saya pikirkan sampai musibah ini saya lewati dulu,” kata Fitriana di di Blok H3 Nomor 67 Kompleks Amarta Pangkalan Abdulrachman Saleh, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu malam, 1 Juli 2015.

    Saat ini Fitriana bekerja di Rumah Sakit Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh sebagai tenaga kontrak. Fitriana yang bergelar dokter bekerja di rumah sakit tersebut sejak Juli 2013.

    Orang tua Fitriana, Triyatmo, mengatakan, jenazah sang menantu akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semarang. Pemakaman di Semarang atas permintaan Fitriana. Pihak keluarga sudah mempersiapkan prosesi pemakamannya. “Kami minta doanya, semoga amal ibadah menantu saya diterima Allah,” ujar Triyatmo.

    Istri Panglima Komando Operasi Angkatan Udara II (Pangkoopsau II) Marsekal Muda TNI Barhim, Nuraini Barhim, memang mengatakan akan mengusahakan Fitriana diangkat menjadi PNS di Semarang. Sedangkan bagi kedua putrinya akan diusahakan bersekolah gratis sampai jenjang sekolah menengah atas.

    Jenazah Kapten Sandy bersama tujuh jenazah lain tiba di Skuadron 32, Malang, Rabu, pukul 22.00 WIB.

    Dua menit setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Soewondo, Medan, Selasa lalu, pesawat Hercules C-130B dengan nomor penerbangan A-1310 jatuh menimpa permukiman. Pesawat yang dipiloti Kapten Sandy Permana itu hendak terbang menuju Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, sebelum mengakhiri penerbangan hari itu di Bandar Udara Supadio, Pontianak. Pesawat tersebut mengangkut 12 kru dan 101 penumpang.

    ABDI PURMONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.