Hari Ini, Abraham Samad Diperiksa di Mabes Polri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi non-aktif Abraham Samad, menunggu menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, 24 Juni 2015. Samad diperiksa sebagai tersangka atas kasus penyalahgunaan wewenang selama menjabat sebagai ketua KPK.  Foto: Tim Kuasa Hukum Abraham Samad

    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi non-aktif Abraham Samad, menunggu menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, 24 Juni 2015. Samad diperiksa sebagai tersangka atas kasus penyalahgunaan wewenang selama menjabat sebagai ketua KPK. Foto: Tim Kuasa Hukum Abraham Samad

    TEMPO.CO, Makassar -  Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif, Abraham Samad, diagendakan menjalani pemeriksaan tambahan di Markas Besar Polri, Kamis, 2 Juli. Abraham akan diperiksa dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen kependudukan di Makassar.

    "AS diagendakan diperiksa di Bareskrim Mabes Polri, hari ini (Kamis, 2 Juli), pukul 10.00 WIB-selesai," kata salah seorang pengacara Abraham, Abdul Kadir, kepada Tempo, Kamis, 2 Juli 2015.

    Dalam kasus itu, Abraham ditetapkan sebagai tersangka bersama Feriyani Lim, perempuan cantik asal Pontianak.

    Pemeriksaan itu diduga merupakan salah satu petunjuk jaksa penuntut umum setelah berkas perkara Abraham dua kali bolak-balik kepolisian dan kejaksaan.

    Dalam pemeriksaan di Jakarta, Kadir menerangkan semua pengacara Abraham di Makassar, termasuk dia tidak turut mendampingi Abraham. Namun pihaknya tetap berkoordinasi ihwal hasil pemeriksaan.

    "Kami serahkan ke teman-teman tim taktis (tim advokasi antikriminalisasi) yang ada di Jakarta untuk mendampingi AS," kata Kadir.

    Soal materi pemeriksaan nanti, Kadir mengaku tidak mengetahuinya. "Belum ada informasi yang kita dapat terkait materi pemeriksaan."

    Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Selatan dan Barat, Komisaris Besar Khasril, membenarkan ihwal agenda pemeriksaan Abraham di Jakarta, Kamis, 2 Juli. Kendati diperiksa di Bareskrim Mabes Polri, Khasril menegaskan pihaknya-lah yang memeriksa Abraham. Sebab, kasus yang membelit Abraham ditangani Polda Sulawesi Selatan dan Barat.

    "Kita periksa AS di Jakarta. Sudah ada penyidik yang disiapkan memeriksa AS," ucap Khasril. Adapun, pemeriksaan itu disebutnya bersifat pemeriksaan tambahan untuk melengkapi berkas perkara Abraham. Namun, apa yang menjadi materi pemeriksaan terhadap bapak dua anak itu, Khasril enggan menyebutkannya.

    Kasus pemalsuan dokumen ini sendiri bermula dari laporan Chairil Chaidar Said, ketua LSM Lembaga Peduli KPK-Polri ke Bareskrim Mabes Polri. Kasus ini dilimpahkan ke Polda yang kemudian menetapkan Feriyani dan Abraham sebagai tersangka.

    Feriyani kemudian melaporkan kasus serupa ke Bareskrim Mabes Polri. Abraham dituduh membantu Feriyani mengurus perpanjangan paspor di Makassar pada 2007.

    TRI YARI KURNIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.