Keluarga Kapten Sandy Menunggu Jenazah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang ibu membacakan doa disamping peti mati anaknya yang menjadi korban kecelakaan pesawat Hercules C-130B saat berada di pangkalan militer di Medan, Sumatera Utara, 1 July 2015. Sebanyak 39 jenazah dikembalikan ke keluarganya masing-masing. REUTERS/Beawiharta

    Seorang ibu membacakan doa disamping peti mati anaknya yang menjadi korban kecelakaan pesawat Hercules C-130B saat berada di pangkalan militer di Medan, Sumatera Utara, 1 July 2015. Sebanyak 39 jenazah dikembalikan ke keluarganya masing-masing. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.COSemarang - Keluarga Kapten Penerbang Sandy Permana, pilot Hercules C-130 yang meninggal saat musibah kecelakaan pesawat yang ia kendalikan pada Selasa, 30 Juni 2015, sudah bersiap menyambut kedatangan jenazah. Depan rumah mertua Kapten Sandy di Jalan Tulus Harapan B 13 A, Kota Semarang, sudah dipasangi tenda.

    “Pemasangan tenda dan persiapan acara sebelum pemakaman,” kata teman dekat almarhum Sandy, Thomas Sartono, saat ditemui di rumah duka, Rabu, 1 Juli 2015.

    Meski sudah terpasang tenda, keluarga Sandy sekarang masih berada di Malang karena menunggu kedatangan jenazah di sana. Keluarga dan kerabat Sandy di Semarang masih menunggu informasi kedatangan jenazah.

    Mereka memastikan jenazah dari Medan akan transit di Jakarta kemudian dibawa ke Malang. “Istri, anak-anak, dan mertua korban juga masih berada di Malang,” ucap Thomas. 

    Ia belum bisa memastikan kapan jenazah tiba di Semarang. Namun Thomas memperkirakan jenazah sampai pada pukul 20.00 WIB. Hasil pantauan pada Rabu, 1 Juli 2015, menunjukkan saat ini tamu terus berdatangan di rumah duka.

    Sandy rencananya akan dimakamkan secepatnya setelah tiba di Semarang. Lokasi pemakaman yang disiapkan berada dalam kompleks Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal di Jalan Pahlawan, Semarang. 

    EDI FAISOL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.